LP Maarif NU Kabupaten Malang Diklat Kepala Madrasah

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Guna meningkatkan inovasi dan daya kreasi kepala madrasah, PCNU LP Maarif NU Kabupaten Malang, Jawa Timur,  mengadakan diklat substantif kepala madrasah, selama seminggu, mulai Senin (11/11/2019) hingga Sabtu (16/11/2019) di Malang.

 

Para peserta diklat usai penutupan. (ist)

 

“KAMI mengadakan diklat substantif kepala madrasah agar bisa meningkatkan daya kreasi dan sikap adaptif kepala madrasah,” kata Ketua LP Ma’arif NU Kabupaten Malang, Dr. Hasan Abadi, MAP, Sabtu (16/11/2019).

Hasan Abadi. (ist)

Menurut Hasan, diklat ini untuk memenuhi kelengkapan yang harus dimiliki kepala madrasah, yaitu sertifikat kepala madrasah. “Hanya kepala madrasah yang sudah lulus diklat substantif dan memiliki sertifikat yang berhak menjadi kepala madrasah profesional,” katanya.

Rektor Universitas Raden Rahmat ini menambahkan, diklat dijalankan supaya sumberdaya di lingkungan Maarif semakin kuat, karenanya SDM kepala madrasah harus terus-menerus dikembangkan, mengingat kepala madrasah adalah garda depan kemajuan madrasah.

Selain itu, mereka juga harus  sadar akan pentingnya sains dan teknologi, dengan tetap menguatkan karakter Islam ahlussunnah waljamaah annahdlyiyyah sebagai fundamennya. “Hal ini sesuai dengan kaidah fiqih yang populer di lingkungan NU, mempertahankan nilai dan tradisi yang baik, dan mengambil nilai dan tradisi yang lebih inovatif,” terang Hasan Abadi.

Hasan menjelaskan, LP Maarif NU Kabupaten Malang dalam dua bulan terakhir sudah mengadakan diklat dengan jumlah total peserta 360 kepala madrasah, bekerjasama dengan Balai Diklat Keagamaan Jawa Timur dan PW LP Maarif Jawa Timur, sebanyak sembilan angkatan dengan dua gelombang.

Berikutnya akan mengadakan diklat di awal Desember untuk gelombang terakhir bagi kepala madrasah. Setelah selesai, akan disusul  dengan diklat kepala sekolah di lingkungan Maarif.  (had/mat)