Listrik Konslet, Rumah Warga Gedangan Jadi Arang

Petugas PMK Kabupaten Malang, Jawa Timur, memadamkan api yang membakar rumah Mulyadi, di Dusun Dokosari RT 28/RW 08, Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sekarang memang musim hujan, namun bahaya kebakaran masih saja mengancam. Ini menimpa rumah milik Mulyadi (40), warga Dusun Dokosari RT 28/RW 08, Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Pada Rabu (20/05/2020) pagi, sekitar pukul 04.00 WIB, rumahnya ludes dimakan si jago merah. Kerugian ditaksir Rp 30 juta – Rp 40 juta.

  

KEPALA Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto menjelaskan, pada Rabu  pagi buta, sekitar pukul 05.10 WIB, petugas jaga PMK Kabupaten Malang, menerima telepon dari Windari, tetangga korban. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan telah terjadi kebakaran yang menimpa rumah milik Mulyadi.

Petugas PMK Kabupaten Malang, Jawa Timur, memadamkan sisa-sisa bara api yang membakar rumah Mulyadi, di Dusun Dokosari RT 28/RW 08, Desa Sumberejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

“Setelah dapat laporan, Tim PMK yang dipimpin Bowo Suhasmanto  sebagai komandan regu satu, sekitar pukul 05.13 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa 3 unit mobil pemadam kebakaran (damkar). Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 05.33 WIB,” kata Goly Karyanto,  Kamis  (21/05/2020) pagi.

Tim PMK yang tiba di lokasi kebakaran, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu warga sekitar, petugas melakukan pemadaman.

Meski upaya pemadaman sudah dilakukan, namun karena api cukup besar dan barang yang terbakar terbuat dari bahan-bahan yang mudah terbakar, sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu tidak sebentar. Namun sekitar pukul 06.15 WIB, api sudah dapat dijinakkan. “Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material sekitar Rp 30 juta hingga Rp 40 juta, karena sebagian rumah ludes terbakar, ” kata Goly Karyanto.

Soal penyebab kebakaran, menurut Goly Karyanto, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun dugaan sementara,  karena konsleting listrik. “Kami himbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan hati-hati.  Meskipun sekarang musim hujan, sebaiknya harus tetap waspada terhadap bahaya kebakaran,” pesan Goly.  (bri/mat)