Kota Malang Raih Penghargaan PPID Award 2018

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Kota Malang meraih penghargaan di ajang Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Award 2018. Pagelaran itu dilaksanakan Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur di Rumah Makan Agis, Surabaya, Selasa (11/12/2018).

 

Prosesi penerimaan penghargaan yang diterimakan Sekretaris Daerah Kota Malang, Wasto.

 

PPID Award 2018 yang merupakan pelaksanaan ketujuh ini, mencatatkan Kota Malang sebagai peraih penghargaan PPID Terbaik Kualifikasi B (Terbuka). Bersama juga, dengan tiga kota/kabupaten lain, yakni Kabupaten Trenggalek, Kota Batu dan Kabupaten Ponorogo.

Sekretaris Daerah Kota Malang Drs. Wasto, SH, MH, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Malang Zulkifli Amrizal, S.Sos, M.Si, menerima penghargaan diserahkan langsung Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur, Ketty Tri Setyorini.

“Nantinya, seluruh layanan harus berbasis aplikasi, mulai dari musrenbang, e-Planning, e-Budgeting, dan seluruh layanan-layanan publik berbasis IT sehingga mudah diakses oleh semua pihak. Itulah tekad dan terget Pemerintah Kota Malang ke depan,” tutur Wasto, usai menerima penghargaan.

Sebelumnya, Ketua Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur, Ketty Tri Setyorini dalam sambutannya menyampaikan, PPID Award  digelar untuk monitoring, dan evaluasi kinerja PPID kabupaten/kota, OPD, serta badan publik lainnya.

“Dalam hal ini, berbicara tentang keterbukaan informasi, dimana kabupaten/kota, OPD, badan publik lainnya apakah sudah menjalankan Undang-Undang No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Infomasi Publik,” jelasnya.

Sejumlah penghargaan yang diberikan, mulai Kategori Transparansi Anggaran, Meja layanan Terbaik, Website Terbaik dan Kualifikasi Keterbukaan “A” (Sangat Terbuka), dan “B” (Terbuka).

Penerima penghargaaan, adalah PPID Terbaik dari OPD Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kabupaten/Kota, Desa/Kelurahan, serta Penyelenggara Pemilu (KPU).

“Jalan dan tidaknya, baik buruknya sebuah pelayanan keterbukaan informasi, sesuai hasil pengamatan kami, tergantung pada atensi dan komitmen para pimpinan,” pungkas Ketty. (ide)