TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyerahkan dana Rp 12 miliar kepada pengurus Koperasi SAE Pujon.

Koperasi SAE Pujon Jadi Pilot Project Modernisasi Koperasi Sektor Pangan

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menetapkan Koperasi SAE Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur sebagai pilot project modernisasi Koperasi di sektor pangan, Jumat (17/04/2021). Untuk ini, pemerintah menyediakan dana Rp 12 miliar.

 

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyerahkan dana Rp 12 miliar kepada pengurus Koperasi SAE Pujon.

 

MENURUT Menkop/UKM, untuk mewujudkan Koperasi modern berbasis pangan, pemerintah menyediakan pembiayaan murah dan sejumlah pendampingan. “Pembiayaan untuk revitalisasi tersebut akan diberikan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) yang kini sudah mulai berjalan. Besarannya mencapai Rp 12 miliar,” katanya.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyerahkan bantuan sembako untuk korban gempa di Kabupaten Malang kepada Bupati Malang, HM Sanusi, saat berkunjung ke Koperasi SAE, Pujon.

Teten menambahkan, tidak ada hibah atau bantuan, melainkan pembiayaan murah dan pendampingan. “Kita design sebagai pebisnis. Hari ini kita berikan Rp 12 miliar agar pengembangannya bisa diperkuat,” ujarnya.

Melalui keterangan resminya, Teten menyebut,  hal itu sudah sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo untuk memperkuat Koperasi demi kedaulatan pangan nasional. “Arahan Presiden, kita ingin perkuat Koperasi di sektor pangan, Koperasi sektor riil. Ini bagian untuk memperkuat kedaulatan pangan kita,” tegasnya.

Sementara itu,  Bupati Malang,  HM Sanusi,  menjelaskan,  sebagai salah satu wilayah yang dikenal dengan ”Bumi Koperasi” di Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Malang akan terus berupaya mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas Koperasi serta UMKM, dengan melakukan berbagai pembinaan dan program strategis. Sebab, Koperasi dan UMKM merupakan sektor penting,  sebagai tumpuan perekonomian yang terbukti mampu bertahan di tengah krisis akibat pandemi COVID-19.

“Terkait perkembangan Koperasi dan UMKM, saya sampaikan bahwa jumlah Koperasi di Kabupaten Malang per bulan Desember 2020 sebanyak 1.334 Koperasi. Jumlah UMKM sebanyak 427.706 UMKM, dengan tingkat penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.524.543 orang, dan omzet mencapai Rp 50,9 triliun,” papar Bupati Malang.  (div/mat)