Ketua DPRD Kabupaten Malang : OPD Jangan Hanya Copy Paste Program

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Memasuki usia ke-1258 Kabupaten Malang, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah meminta agar jajaran Pemkab Malang melalui Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) serius menjalankan program yang sudah ada, hal itu disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko, Rabu (28/11/2018).

 

 

Ketua DPRD Kab Malang, Hari Sasongko.

USAI mengikuti upacara peringatan HUT Kabupaten Malang ke 1258 yang jatuh pada tanggal 28 November, DPRD Kabupaten Malang menggelar Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka HUT Kabupaten Malang.

Disela-sela kegiatan persiapan Sidang Paripurna, kepada awak media Hari menilai dalam setahun terakhir ini banyak kejadian yang cukup mengguncang Kabupaten Malang. “Setahun ini banyak terjadi kasus di Kabupaten Malang, salah satunya stunting dan lain-lain,” tutur Ketua DPRD Kabupaten Malang.

Melihat banyaknya kasus yang terjadi dan menjadi perhatian publik, sebagai Ketua DPRD, Hari meminta agar para OPD bisa meningkatkan kinerjanya. “Harapan kita ke depan, konsistensi dari masing-masing OPD dalam melaksanakan perencanaan sampai melaksanakan kegiatan harus memakai tolak ukur pencapaian, artinya mungkin bisa per triwulan dievaluasi atau bisa jadi tiap bulan,”terang Hari.

Dengan adanya evaluasi rutin, menurut Hari, bagaimana target capaian program OPD bisa terpetakan, jika ada kelemahan bisa langsung diperbaiki. Banyaknya capaian yang kurang maksimal dari OPD, menjadi sorotan tersendiri bagi DPRD Malang.

“Karena saya lihat banyak yang sekadar melakukan tanpa target, target itu ada target tahunan, lima tahunan, sesuai RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah-red). Kami harap di lima tahun RPJMD semua target-target itu bisa terpenuhi,”ungkap Ketua DPRD.

Lebih lanjut pria yang menjabat Ketua DPRD selama dua periode, menyatakan dalam proses administrasi negara jajaran OPD harus bisa merumuskan perencanaan dan kebijakan, tidak sekedar copy paste program. “Karena dalam RPJMD ada beberapa tahapan, tahap satu mencapai apa, dua mencapai apa, inilah yang tidak bisa dilakukan lewat program copy paste,”tegasnya.

Menyikapi masalah stunting yang beberapa waktu lalu oleh Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo, menyatakan bahwa Kabupaten Malang darurat stunting, Hari meminta kepada penyelenggara pemerintah Kabupaten Malang serius menangani masalah ganguan tumbuh kembang balita karena mal nutrisi tersebut.

“Karena balita adalah modal kita dimasa depan, jika ini tidak ditangani secara serius maka ini adalah ancaman,”tegas dia.

Mengakhiri sesi wawancara dengan awak media, Hari berharap ke depan Kabupaten Malang akan semakin baik dan tingkat kesejahteraan masyarakatnya meningkat dengan menjalankan program pemerintahan secara serius. “Kita sudah membuat program yang sudah direncanakan, kita laksanakan itu dengan baik,”pungkasnya. (diy)