Kepanjen Punya Kolam Renang Internasional

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Setelah menunggu bertahun-tahun, akhirnya Kabupaten Malang, Jawa Timur, memiliki kolam renang berstandart internasional. Menariknya, kolam yang berada di Kecamatan Kepanjen —sekitar 30 Km arah selatan dari Kota Malang— ini merupakan kolam renang indoor satu-satunya di Malang Raya.

 

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, menijau persiapan launching kolam renang bersama jajaran dan panitia.

 

Inilah kolam untuk loncat indah.
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Malang, Jawa Timur, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, duduk di tepi kolam renang.

BILA TAK ADA aral melintang, kolam renang yang dibangun dengan sumber dana APBD sekitar Rp 27 miliar ini, akan dilaunching Sabtu (06/10/2018) oleh Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna. Pada saat yang bersamaan juga akan diserahkan sertipikat kolam renang berstandart internasional dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora), dalam hal ini dari Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI).

Sekretaris Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Malang, Jawa Timur, Wahyudi berada di tribun kolam renang internasional.

Menurut Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, pada saat launching akan dimeriahkan dengan penampilan sinden Overa Van Java (OVJ), Dewi Gita serta renang indah dari 10 atlit DKI Jakarta.

“Kolam renang indoor ini memang berstandart internasional dengan ukuran panjang 50 meter, lebar 25 meter. Karena standartnya sudah internasional, sehingga setiap setiap kali ada perlombaan di sini, hasil pertandingannya akan  diakui,” kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Kabupaten Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, Selasa  (02/10/2018) siang saat meninjau persiapan launching kolam renang.

Inilah kolam renang internasional di Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Kolam renang yang satu kompleks dengan Stadion Kanjuruhan, Kepanjen ini juga dilengkapi tribun dengan kapasitas penonton 400 orang lebih. Selain itu juga dilengkapi kamar mandi, kamar ganti serta ruangan khusus wasit. “Nah, ini yang istimewa. Ruang khusus wasit tidak boleh dipakai untuk siapa pun. Benar-benar harus steril. Bahkan, ketika akan dipakai untuk launching, juga tidak boleh. Benar-benar ruangan yang steril,” tandas Wahyu Hidayat.

Tidak hanya itu. Menurut mantan Kepala Dinas Pengairan Kabupaten Malang ini, kolam renang internasional ini juga dilengkapi kolam loncat indah dan kolam renang khusus untuk latihan yang keduanya berada di luar kolam renang utama.

“Kolam renang yang berada di indoor ini memang khusus untuk kejuaraan. Sedangkan kolam untuk latihan,  ada di luar. Memang, persyaratan untuk menjadi kolam renang internasional harus seperti itu. Tidak boleh campur dengan kolam yang lain. Memang ada spek khusus,” terangnya.

Belum lama ini, Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna, mengatakan, pembangunan kolam renang internasional ini sebagai salah satu upaya pemerintah daerah untuk menunjang perkembangan atlet.

Rendra menambahkan, kolam renang tersebut merupakan kolam indoor yang kesekian yang ada di Jawa Timur. Dengan adanya venue kolam renang internasional tersebut, diharapkan akan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat, khususnya olah raga air.

Politisi Partai Nasdem ini menambahkan, tidak menutup kemungkinan nantinya akan digelar kejuaraan tingkat nasional atau internasional di kolam renang ini. “Saya kira masih pertandingan eksibisi, pada saat  launching. Tapi selanjutnya tentunya (ada kejuaraan), karena Kabupaten Malang ini kan cukup bagus prestasinya di bidang olahraga yang terkait dengan air,” terangnya. (mat)