Kelola 42 Sumber Air

Sumber air Toyomarto.

PDAM Kabupaten Malang, telah mengelola 42 sumber air baku yang terdiri dari 35 mata air, 5 air bawah tanah dan 2 air permukaan. Jenis sumber air baku yang didominasi oleh mata air dan air bawah tanah menjadikan kualitas air baku yang dimiliki PDAM Kabupaten Malang pada umumnya telah memenuhi persyaratan kesehatan.

Menurut Direktur Utama (Dirut) PDAM Kabupaten Malang Syamsul Hadi, proses pengolahan secara khusus hanya dilaksanakan untuk air permukaan Kali Lesti di Desa/Kecamatan Poncokusumo dan Coban Rondo di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon karena tingkat kekeruhan dan warna yang tinggi.
Melalui Satker Pengembangan SPAM dari Departemen Pekerjaan Umum, pada 2008 PDAM Kabupaten Malang memperoleh bantuan fisik berupa sarana / bangunan Instalasi Pengolahan Air ( IPA ) lengkap yang ditempatkan di Unit Poncokusumo sebagai Unit Pelayanan yang mengelola air baku dari Kali Lesti.
“Sedangkan untuk Coban Rondo, Unit Pujon, PDAM membangun sendiri sistem pengolahan air dengan sistem pasir lambat yang ramah lingkungan karena hanya menggunakan screen pada intake untuk penyaringan awal dan saluran zig zag untuk proses pengendapan serta media pasir untuk penyaringan akhir,” terangnya.
Uji Kualitas Air
Parameter kualitas air baku PDAM Kabupaten Malang mengacu pada Permenkes Nomor 907/MENKES/SK/VII/2002 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air minum, meliputi syarat fisika, kimia dan bakteriologi. Unit unit pelayanan melaksanakan proses pembubuhan kaporit secara rutin melalui rumah khlorinator untuk memastikan parameter bakteriologi dapat terpenuhi.
Di samping itu, secara periodik, Sie Laborat yang berkedudukan di Kantor Pusat, mengambil sample air baku dari 42 sumber air baku yang dimiliki PDAM Kabupaten Malang untuk pengawasan kualitas air. Tindakan perbaikan dilaksanakan dengan segera terhadap hasil uji kualitas air yang tidak memenuhi persyaratan.
“Perusahaan juga memastikan akurasi hasil uji kualitas air dengan melaksanakan kalibrasi seluruh peralatan laboratorium pada Dinas Metrologi dan Geofisika setiap tahun,” kata Syamsul Hadi.
Dengan ketersediaan potensi sumber daya yang dimiliki, PDAM Kabupaten Malang secara konsisten telah berupaya melaksanakan peningkatan berkelanjutan atas pelayanan terhadap seluruh pelanggan.
Lebih jauh lagi, untuk menjawab tuntutan masyarakat Kabupaten Malang yang masih belum dapat menikmati pelayanan PDAM, diperlukan peran serta dari seluruh Stakeholder, sehingga target MDGs untuk masyarakat Kabupaten Malang dapat terpenuhi.
Sementara itu, salah satu target MDGs 2015 adalah cakupan air minum nasional yang mencapai 68,87% dari jumlah penduduk. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan dukungan air baku sebesar 40 m3 /detik untuk menambah 8,5 juta Sambungan Rumah (SR) (perkotaan 68% dan pedesaan 19,8%). PDAM Kabupaten Malang mentargetkan penambahan sambungan baru sebanyak 15.840 SR mulai tahun 2010 s/d 2015 atau rata rata 2,640 SR per tahun.*