TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak COVID-19 di RW 09, Perumahan Bukit Hijau, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

Kapolresta Bantu Sembako Warga Terdampak COVID-19

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata  menyerahkan sembako kepada warga terdampak COVID-19 di RW 09, Perumahan Bukit Hijau, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur, belum lama ini.

 

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak COVID-19 di RW 09, Perumahan Bukit Hijau, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

 

“KAMI memberikan dukungan moril kepada bapak dan ibu. Tujuannya, agar bisa melalui waktu-waktu yang sulit seperti saat ini,” terang klapolresta di lokasi pemberian bantuan.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak COVID-19 di RW 09, Perumahan Bukit Hijau, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

Mantan Wakapolrestabes Surabaya ini mengungkapkan, sebetulnya di Kota Malang sedang mengalami trend yang baik dalam menekan penularan COVID-19. Bahkan triwulan ini, sempat krisis ruang perawatan.  “Jumlah pemakaian kamar sempat sampai 92 persen. Namun sekarang sudah di kisaran 30 persen saja,” lanjutnya.

Dari kilas balik itu, ia berharap, warga bisa bergotong royong untuk bisa melewati masa sulit ini. Untuk itu, ia meminta keluarga yang terdampak bisa diperhatikan, baik secara mental maupun  kebutuhan keseharian.

Lebih lanjut ia berharap tidak ada penambahan lagi. Untuk itu, ia meminta warga  patuh protokol kesehatan, yakni melaksanakan 5 M (mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas).

Sementara itu, Ketua RW 9 Kelurahan Tlogomas, Adam Wiryawan menyampaikan terima kasih atas support yang diberikan. Ia mengaku senang dengan dukungan kepada warganya. “Ada yang isolasi mandiri. Ada juga yang dirawat di RS. Yang positif ada 21 orang. Saat ini ada yang menggunakan ventilator, sementara sisanya yang sudah ada perkembangan, semoga membaik,” jelasnya.  (aji/mat)