Kapolres Makota Pastikan Kesiapan Operasi Lilin Semeru 2018

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Tiga titik Pos Pam gereja, Gereja Katolik Paroki St. Albertus, Gereja Katolik Hati Kudus, serta Gereja Idjen, menjadi sasaran pemantauan. Kapolres Malang Kota (Makota), Pejabat Utama dan Bhayangkari cabang Malang Kota, Senin (24/12/2018).

 

Pelaksanaan pemantauan gereja bersama Bhayangkari cabang Malang Kota.

 

Kapolres Makota, AKBP Asfuri

HAL ITU dilakukan guna memberikan rasa aman kepada umat yang akan melaksanakan perayaan Natal 2018 dan pergantian Tahun Baru, 2019 (Nataru).

Kapolres Makota, AKBP Asfuri, S.I.K.,M.H menjelaskan, pengecekan itu guna memastikan kesiapan pos selama Operasi Lilin Semeru 2018.

“Hasil pengecekan hari ini, semua perlengkapan dan personil sudah siap untuk melaksanakan pengamanan selama Ops Lilin Semeru 2018. Selain itu juga untuk memberikan pengamanan bagi jemaat yang melaksanakan perayaan Natal dan Tahun baru”, tutur Kapolres Makota.

Ia mengaku, dalam pelaksanaan Ops Lilin Semeru 2018, pihaknya melibatkan 835 personil dari berbagai unsur, mulai Polri, TNI, Pemkot, Banser, PMI, Dinkes, serta Potmas.

Asfuri menjelaskan, pelaksanaan Ops Lilin Semeru 2018, pihaknya memberikan pengamanan yang sangat ketat, terutama di Gereja besar dengan jumlah jemaat terbesar di Kota Malang.

Pengamanan itu nantinya, mengamankan gereja, pelaksanaan ibadah, serta pengamanan di lingkungan gereja. Tak hanya itu, seluruh personil yang terlibat dalam Ops Lilin Semeru 2018 itu,  akan turut dalam pengaturan lalu lintas.

Kapolres Makota menghimbau, masyarakat untuk tidak melaksanakan konvoi pada malam pergantian tahun baru. Namun, lebih diupayakan untuk melakukan kegiatan di satu tempat.

“ Kepada seluruh Kapolsek, untuk menyampaikan kepada camat dan lurah agar masyarakat tidak melakukan konvoi dan hanya melakukan kegiatan di satu tempat saja. Agar tidak terjadi penumpukan di dalam kota”, pungkas Asfuri. (diy)