Kades Terpilih Harus Amanah dan Mensejahterakan Warga

MALANG,TABLOIDJAWATIMUR. COM – Meski dihantui adanya politik uang dan gesekan di grass root (akar rumput), namun warga Kabupaten Malang, Jawa Timur,  wajib bersyukur karena pemilihan kepala desa (pilkades) serentak, Minggu (30/07/2019), berjalan aman dan kondusif. Kepala desa terpilih harus amanah dan merangkul semua pihak.

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarkat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Suwadji, bersama panitia pilkades.

 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarkat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Suwadji, bersama panitia pilkades.

HAL INI disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Malang, Suwadji, saat wawancara via WhatsApp, Senin (01/07/2019). “Pelaksanaan pilkades serentak gelombang III tahun 2019 di Kabupaten Malang,  hari Minggu 30 Juni 2019, diikuti 269 desa pada 33 kecamatan dengan jumlah calon kades sebanyak 858 orang, telah berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif,” katanya.

Selain itu, partisipasi masyarakat dalam memilih cukup tinggi,  rata-rata di atas 70 %. Suwadji berharap,  dengan telah selesaianya pelaksanaan pilkades, masyarakat tetap terjalin silaturahim, kerukunannya dan persaudaraannya.

“Bagi calon yang kalah saya minta legowo, yang menang  harus amanah, serta dapat merangkul semua pihak untuk bisa membangun desa, memajukan desanya, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” katanya.

Sementara itu, khusus untuk Kecamatan Bululawang, ada 8 desa menggelar pilkades, meliputi Desa Sempalwadak, Kasri, Krebet Senggrong, Kasembon, Sukonolo, Lumbangsari, Gading,  dan Desa Buluawang.

Desa Sempalwadak, dengan 2.224 DPT (daftar pemilih tetap) telah terpilih Fathur Rohman,  meraup 779 suara. Desa Kasri dengan DPT 2.998 orang, kades terpilih adalah M. Khusaini dengan raihan 1.383 suara. Desa Krebet Senggrong, kades terpilih Slamet Effendi dengan 1.085 suara.  (hadi/mat)

 

REKAP PEROLEHAN SUARA CALON KEPALA DESA