Kades Tawangrejeni Turen, Ajak Warga Tanam Jagung Corteva

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Selama ini nasib petani Jagung masih terpuruk karena penghasilan yang kurang memadai. Sebagai langkah untuk meningkatkan pendapatan petani Jagung, maka bisa dilakukan dengan inovasi menanam jagung jenis Corteva karena mempunyai banyak keunggulan.

 

 

Kades Tawangrejeni, Riyanto dan jagungnya.

HAL INI dikatakan Kepala Desa Tawangrejeni Kecamatan Turen Kabupaten Malang Riyanto kepada awak media beberapa waktu lalu.

“Saya mengajak warga untuk menanam jagung jenis Corteva karena memiliki banyak keunggulan dibanding varietas lainnya,” terang Riyanto.

Seperti diketahui, untuk mewujudkan Desa Tawangrejeni Kecamatan Turen sebagai lumbung swasembada pangan di Kabupaten Malang, ratusan petani desa setempat membudidayakan tanaman jagung jenis Corteva. Bibit jagung Corteva ini merupakan produk terbaru dari Pioneer, dengan sistem kerjasama.

Untuk pengadaan bibit diberikan dengan cara cuma-cuma kepada para petani. Tetapai petani diwajibkan menjual hasil panen mereka kepada pihak perusahaan dengan harga jual Rp 5300/kg.

“Selanjutnya, untuk pupuk disediakan oleh ketua kelompok tani”, terang Riyanto.

Kades juga menjelaskan, luas areal tanaman jagung di desa berpenduduk 8800 jiwa ini mencapai 80 hektar area. Jumlah tersebut dikelola oleh 100 orang petani.

“Sepanjang itu menguntungkan untuk petani, kami selalu mendukung. Karena kita berjuang semata-mata hanya untuk kesejahteraan masyarakat”, urai Riyanto.

Disinggung mengenai besarnya hasil panen untuk setiap 1 hektar lahan, bisa menghasilkan sampai 8 ton. (hadi)