TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Kepala Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS, Mohamad Khoiri, ST, MT, PhD.

Jurnal Aplikasi Teknik Sipil ITS Raih Akreditasi SINTA-3

SURABAYA, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Departemen Teknik Infrastruktur Sipil (DTIS) Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Surabaya, berhasil mendapatkan peringkat SINTA-3 untuk Jurnal Aplikasi Teknik Sipil (JATS).

 

 

KEPALA Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS, Mohamad Khoiri, ST, MT, PhD,  menyatakan, JATS berisi plikasi di bidang teknik sipil, seperti struktur, geoteknik, manajemen konstruksi, hidrologi, transportasi,  dan informatika teknik sipil.

Aplikasi ini tidak hanya mengenai urusan pembangunan sebuah proyek bangunan, tetapi juga modelisasi bentuk dengan bantuan software. “JATS fokus pada publikasi aplikasi dari bidang ilmu rekayasa sipil,” ujar Mohamad Khoiri ST MT PhD, Senin (15/02/2021).

Kepala Departemen Teknik Infrastruktur Sipil ITS, Mohamad Khoiri, ST, MT, PhD.

Muhammad Khoiri mengatakan,  jurnal yang digagasnya bersama Dr. Ir. Machsus, ST, MT, dan Ir. Tatas, ST, MT,  ini pertama terbit  tahun 2006 sebagai jurnal versi cetak. Dalam perkembangannya, JATS terbit secara rutin dua edisi atau dua kali per tahun setiap Februari dan Agustus. “Kini JATS sudah menjadi jurnal elektronik (e-journal),” katanya.

Hal senada  diungkapkan Dr. Ir. Machsus, ST, MT. Menurutnya,  melalui jurnal tersebut,  DTIS ITS berhasil mengalami peningkatan peringkat. Semula peringkat SINTA-4, kini meningkat, menjadi peringkat SINTA-3. “Hal ini menjadi suatu prestasi bagi departemen kami (DTIS, red),” ujarnya.

Ditambahkan Machsus, perubahan peringkat ini didapat setelah proses reakreditasi jurnal. Hasil reakreditasi tersebut ditetapkan melalui Keputusan Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Ristek/BRIN) RI Nomor 200/M/KPT/2020 tentang Peringkat Akreditasi Jurnal Ilmiah Periode III Tahun 2000. “Pemberitahuan tersebut disampaikan pada Desember 2020 lalu, dan baru diterima Januari 2021,” jelasnya.

Dosen ITS yang juga menjabat Manajer Senior Unit Akses Permodalan dan Kealumnian ini mengatakan, penilaian didasarkan pada beberapa aspek. Di antaranya, penamaan jurnal ilmiah, kelembagaan penerbit, penyuntingan dan manajemen jurnal, substansi artikel, gaya penulisan, penampilan, keberkalaan, dan penyebarluasan. “Mengetahui hal tersebut,  kami berusaha memberikan yang terbaik dalam setiap aspek penilaian,” paparnya.

Dalam meraih peringkat tersebut, DTIS menyusun tim editor dari dosen DTIS sendiri, tim reviewer dari internal dosen ITS bersama mitra Bestari dari berbagai universitas, beberapa peneliti yang bergelut di bidang rekayasa sipil, dan penulis dari berbagai latar belakang berbeda-beda. “Karena jurnal yang baik dicirikan dengan latar belakang penulis, reviewer, hingga tim editor yang berasal dari berbagai instansi atau komunitas,” ujar Machrus.

Sementara, Kaprodi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air (TRKBA),  Siti Kamilia Aziz, ST, MT, berharap agar jurnal yang ia manajeri ini selalu mengalami peningkatan. Peningkatan terbesar yang diharapkan adalah dapat menempati posisi SINTA-1 “Besar harapan kami agar JATS terus naik hingga peringkat teratas,  SINTA-1,” harapnya. (ang/mat)