Jelang Pemilu, Polisi Pantau Posko Pemenangan dan Rumah Caleg

Suasana Simulasi Sistem Pengamanan Kota Malang (Sispamkota), jelang pemungutan suara, di kawasan Jl. Simpang Balapan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berdekatan dengan posko tim pemenangan dan rumah caleg dianggap rawan. Karena itu, berbagai antisipasi kerawanan dilakukan jelang pemungutan suara. Salah satu antisipasinya, dengan dilakukan gelaran simulasi pengamanan Pemilu.

 

HAL ITU disampaikan Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri saat Simulasi Sistem Pengamanan Kota Malang (Sispamkota), jelang pemungutan suara, di kawasan Jl. Simpang Balapan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (11/04/2019).

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri.

“Menjelang pelaksanaan pemungutan suara Pilpres dan Pileg, perlu langkah antisipasi segala bentuk kerusuhan. Salah satu titik kerawanan adalah TPS yang berdekatan dengan posko pemenangan calon. Selain itu juga yang dekat dengan tempat tinggal para caleg. Karena itu, kami melakukan koordinasi dengan Bawaslu, mengantisipasi segala bentuk kerawanan,” tuturnya usai simulasi.

Untuk itu, lanjutnya, pihak kepolisian bersama petugas gabungan dari TNI, Linmas, Bawaslu, Pol PP dan lainnya, akan melakukan pemantauan pada titik- titik yang dianggap rawan. Menurutnya, tidak boleh menganggap remeh potensi kerusuhan. Mengingat, segala hal bisa terjadi saat pesta demokrasi penyaluran aspirasi politik.

“Dari kepolisian, menurunkan 826 personil. Jumlah itu masih ditambah 2 satuan setingkat kompi dari TNI, Satpol PP dan elemen masyarakat lainnya,” lanjut Asfuri.

Lebih lanjut Asfuri berharap, semua pihak bisa melaksanakan proses demokrasi dengan damai dan kondusif. Sehingga apa yang menjadi hajat masyarkat Indonesia bisa lancar, dan menghasilkan penimpin yang baik. (ide)