Jelang Lomba KTL se Jatim, Semua Jalan di Kota Malang Bakal Jadi KTL

Para juri dari Polda Jatim foto bersama usai mengecek kawasan lomba KTL tingkat Jawa Timur di Kota Malang.

 

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Ruas jalan di Kota Malang, Jawa Timur, segera menjadi Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) secara menyeluruh, menyusul dilaksanakannya lomba KTL yang digelar Polisi Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) dalam waktu dekat ini.

 

KOMPOL Sri Kusminiwati, Wakil Ketua Tim Juri lomba KTL Dirlantas Polda Jatim menjelaskan,  dalam lomba KTL ini, Kota Malang terbilang sudah bagus. Bahkan, sudah beberapa kali mendapatkan Wahana Tata Nugraha (WTN). Namun, perlu ada beberapa penambahan perangkat pendukungnya.

Tim juri dari Polda Jatim mengecek kawasan lomba KTL tingkat Jawa Timur di Kota Malang.

“Kota Malang ini sudah bagus. Penegakan hukum di jalur KTL, juga sudah jalan. Namun menjelang WTN selanjutnya, ada beberapa hal yang perlu ditambahkan. Perlombaan ini juga sebagai salah satu sarana sosialisasi kawasan KTL, yang perlu diketahui masyarakat,” tutur Polwan yang juga menjabat sebagai Kasubbag Anev Dirlantas Polda Jatim, ditemui di sela-sela penilaian lomba, Rabu (13/11/2019).

Kasat Lantas AKP Ari Galang Saputra memberikan keterangan terkait lomba KTL tingkat Jawa Timur.

Penambahan itu, lanjutnya, adalah sarana prasarana penunjuk arah dan keterangan identitas Jalan. Karena itu, perlu ada peta di beberapa titik lokasi. Sehingga, masyarakat semakin mengetahui status kawasan masuk KTL apa tidak.

Ia menambahkan, tujuan akhir dari pelaksanaan lomba, bukan semata-mata untuk mendapatkan juara, namun lebih dari itu adalah sebagai langkah gerakan perilaku masyarakat untuk bisa tertib berlalu lintas. Selain itu, perlombaan juga sebagai wujud pembinaan kepada masyarkat.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Kota Malang, AKP Ari Galang Saputra menjelaskan, program KTL sudah berlangsung lama dan setiap tahun. Nantinya, akan terus mengalami penambahan akan identitas jalan, bahkan akhirnya bisa seluruhnya.

“Ada beberapa perbedaan perlakukan atas identitas jalan. Kalau terjadi pelanggaran di jalur KTL, tentu berbeda sanksi dendanya dibanding jalur yang lain. Karenanya, ke depan, diharapkan semuanya bisa tertib dalam berlalu lintas. Dengan perlombaan ini, secara bertahap jumlah KTL akan semakin diperluas,” terang Kasat Lantas.

Terkait dengan lomba, Galang mengaku sudah mempersiapkan dan memberikan perlengkapan, termasuk juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk ketertiban lalu lintas. “Sudah disiapkan untuk perangkatnya dan kelengkapannya. Sementara ini, KTL di kawasan Alun-alun, Jl Ijen dan akan terus ditambah hingga keseluruhan,” pungkas Galang. (ide/mat)