Jasad Santri yang Hanyut Akhirnya Ketemu

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Setelah berjuang keras menyusuri Sungai Kalimanten di Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, akhirnya Abdul Rasyid (16), santri Ponpes Annur 2 Bululawang, warga Lowokwaru, Kota Malang, akhirnya ditemukan di Dam Blobo, Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu (04/03/2020) petang, sekitar pukul 17.45 WIB. Korban sempat terseret arus Sungai Kalimanten sejak Selasa (03/03/2020) petang, sekitar pukul 16.00 WIB.

 

 

Para penolong menyusuri sungai untuk mengevakuasi jasad korban tenggelam yang ditemukan di Dam Blo, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu (04/03/2020) petang. (ist)

 

KEPALA Sub Seksi (Kasubsi) Penanggulangan Bencana (PB) PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo, menjelaskan pada Rabu petang, sekitar pukul 16.00 WIB, sejatinya sudah  dilakukan evaluasi dan penutupan operasi pencarian hari ke-2 dengan hasil pencarian, sesuai search plan, nihil.

Abdul Rasyid semasa hidup (ist)

Namun sekitar pukul 17.45 WIB, posko mendapat informasi adanya indikasi penemuan korban tenggelam oleh penjaga Dam Blobo, Kepanjen. Kemudian posko mengirimkan tim untuk mengidentifikasi dan memastikan korban yang ditemukan sesuai dengan ciri-ciri.

“Setelah tiba di lokasi, tim langsung mengidentifikasi korban sesuai ciri-ciri yang sudah didapat sebelumnya. Ternyata benar, korban adalah salah satu yang terseret arus Sungai Kalimanten, Selasa (03/03/2020) petang. Selanjutnya dilakukan proses evakuasi, korban diserahkan kepada pengasuh Ponpes An Nur 2 Bululawang,” terang Muji Utomo.

Seperti diberitakan sebelumnya, dua santri Pondok Pesantren Annur 2 Bululawang, Media Agus Riono (16), tinggal di Jalan Pendaweru, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang dan Abdul Rasyid (16), tinggal di Lowokwaru, Kota Malang, terseret arus Sungai Kalimanten setelah sebelumnya mereka  menyeberangi sungai  dengan cara berenang.

Waktu itu, Agus berhasil menyeberangi sungai dengan selamat. Kemudian Rasyid, yang tidak bisa berenang, hanyut terbawa arus sungai. “Melihat kawannya hanyut, Agus berusaha menolong Rasyid dengan cara terjun ke sungai. Karena arus yang deras,  Agus pun tidak kuat menahan beban Rasyid, hingga  akhirnya keduanya hanyut,” terang Muji Utomo, Rabu (04/03/2020) siang. (bri/mat)