JAPFA For Kids, Tingkatkan Kesehatan dan Pendidikan

MALANG,TABLOIDJAWATIMUR. COM – PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Perseroan)  —-perusahan yang bergerak dalam bidang agri-food—-  memberikan pengetahuan kesehatan dan pendidikan disaster (kebencanaan) serta pemeliharaan lingkungan kepada masyarakat.

 

 

Direktur Corporate Affairs Japfa Comfeed (JAPFA) Indonesia Rachmat Indrajaya dan Head of Social Investment PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, R Artsanti Alif.

MENURUT Direktur Corporate Affairs Japfa Comfeed (JAPFA) Indonesia, Rachmat Indrajaya, ini sebagai bentuk komitmen  JPFA.

“Kami tidak semata-mata mencari profit. JAPFA harus memberikan manfaat bagi sekitarnya. Untuk itu, kami mengajak stakeholder, ada masyarakat sekitar, ada petani, ada peternak, ada supplier,” jelas Rachmat Indrajaya ditemui saat buka puasa bersama JPFA di The Shalimar Boutique Hotel, Malang, Kamis (16/05/2019).

Salah satu kegiatan sosial di sekolah dasar yang dilaksanakan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Perseroan).

Ia melanjutkan, selama ini, pihaknya terus bergerak mewujudkan komitmennya. Lewat program JAPFA for Kids, sudah melibatkan ratusan sekolah, ribuan guru,  dan siswa di Indonesia sejak tahun 2008.

“Melalui program JAPFA for Kids, kami menginginkan anak-anak sekolah dasar yang menjadi generasi penerus bangsa lebih optimis, dan maju dikemudian hari. Kita ingin mendidik anak-anak supaya hidup dengan gizi dan nutrisi yang cukup,” terangnya.

Head of Social Investment PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, R Artsanti Alif menambahkan, program JAPFA for Kids sudah dilaksanakan di kota dan kabupaten di 28 provinsi, termasuk wilayah Malang.

“Kalau di Malang sendiri,  kita ada 10 sekolah dasar negeri yang disasar. Untuk jumlah muridnya,  ada sekitar 1.500 dan kita juga melibatkan sekitar 50 guru,” terangnya.

Artsanti menjelaskan, JAPFA for Kids  terdiri dari banyak program dari sosialisasi, pelatihan, hingga pendampingan selama enam bulan lama. “Diawali sosilalisi. Setelah itu  ada pelatihan duta lingkungan sehat, duta makanan sehat, duta anak sehat. Untuk gurunya,  ada juga pelatihan terkait tata kelola sekolah,” katanya.

Menurut Artsanti, perusahan yang berdiri sejak 1971 ini, mengemban tugas bermanfaat untuk sesama lewat slogan, ‘Berkembang, Menuju Kesejahteraan Bersama’.   (ide)