TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, bersama jajaran.

Jangan Lupa, Rapid Sebelum Masuk Malang

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Masyarakat dan pemangku kepentingan di Kota Malang, Jawa Timur, sepertinya harus makin waspada terhadap perkembangan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Sebab jumlahnya cenderung bertambah. Di periode 11 – 18 Desember 2020, ada penambahan konfirmasi positif sebanyak 674 kasus.

 

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, bersama jajaran.

 

IRONISNYA, lonjakan kasus konfirmasi positif tersebut terjadi di klaster perkantoran yang memberikan pelayanan publik serta  klaster dunia pendidikan (perguruan tinggi).

Untuk mencegahnya, Pemerintah Kota Malang sejak beberapa waktu lalu mewajibkan wisatawan yang menginap di hotel-hotel di Kota Malang, Jawa Timur, untuk melampirkan hasil negatif rapid test antigen.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, saat giat bersama Fokopimda Kota Malang dalam pengecekan kesiapan gereja- gereja dalam  misa natal mengatakan,  ada arahan dari Wali Kota Malang, Sutiaji,  agar wisatawan yang menginap di hotel-hotel di Kota Malang, untuk melampirkan hasil negatif rapid test antigen.

“Iya benar, sesuai perintah dari pak wali kota tempo hari, setiap wisatawan yang berkunjung di Kota Malang, wajib menyertakan hasil rapid test antigen, ” katanya, Selasa (22/12/2020).

Untuk menindaklanjuti arahan wali kota itu, kapolresta akan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan untuk menyediakan obat-obatan dan alat rapid test di setiap pos pengamanan dan pos pelayanan.

Alat rapid test tersebut juga berguna bilamana seseorang dari luar kota yang akan berkunjung ke Kota Malang tidak bisa menyertakan hasi rapidnya, secara otomatis mereka diwajibkan rapid di lokasi tersebut.

“Monggo,  bagi para wisatawan yang lupa tidak rapid di daerahnya, bisa rapid test di masing- masing pos pelayanan. Kita sediakan rapid test tersebut dengan gratis dan unlimited bagi siapa saja yang akan berkunjung di Kota Malang,” kata kapolresta.

Hasilnya bisa ditunggu. Bila memang non reaktif,  mereka bisa melanjutkan  perjalanan. Tapi bila hasilnya reaktif, mereka akan dikembalikan atau direkomendasikan ke rumah sakit  rujukan.

Kapolresta menambahkan, di   Kota Malang, telah disiapkan tiga pos pengamanan dan dua pos pelayanan,  tersebar di berbagai titik. Antara lain,  pintu keluar Tol Madyopuro dan Graha Kencana, Karanglo.  “Selain menyiapkan tes cepat COVID-19, kami  juga akan tetap menggelar Operasi Yustisi, “ pungkas Leo.  (div/mat)