Jalan Tembus Pasuruan – Batu Dibangun 2017

Walikota Batu pada Penandatanganan MoU Jalan Tembus Sukorejo-Batu Antara Pemprov Jatim dengan Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang dan Kota Batu.

Impian masyarakat agar bisa menempuh perjalanan dengan lancar tanpa macet dari Surabaya ke Batu, sepertinya akan segera terwujud. Sebab, pemerintah sudah merencanakan pembangunan jalan tembus dari Pasuruan – Batu. Untuk membangun jalan tembus itu sepanjang 33,91 Km ini, total dana yang dibutuhkan sebesar Rp 1,3 triliun.

Rencana pembangunan jalan tembus ini bakal segera menjadi kenyataan. Ini setelah Gubernur Jawa Timur, Soekarwo menandatangani nota kesepahaman (MoU) pembangunan jalan tembus Sukorejo, Pasuruan – Batu senilai Rp 1,3 triliun, dengan tiga kepala daerah wilayah yang akan dilewati jalan tembus tersebut, yakni Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Pj Bupati Malang —yang kala itu dijabat Hadi Prasetyo— dan Wali Kota Batu Eddy Rumpoko, Senin (25/1/2016) di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.
Anggaran sebesar itu sudah termasuk biaya pembebasan lahan, konstruksi, pembangunan delapan buah jembatan sepanjang 350 meter, 125 persimpangan sebidang, dan crossing dengan jalan tol satu buah.
Menurut Soekarwo, panjang jalan penghubung Sukorejo – Batu inisekitar 33,91 km, lebar 14 meter, empat lajur dua arah. “Jalannya akan melewati tiga daerah, yaitu Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malang, dan Kota Batu ini,” katanya.
Dari panjang jalan 33,91 Km, ruas jalan yang melewati Kabupaten Pasuruan sepanjang 10,37 km dan melewati delapan desa di tiga kecamatan, yakni Sukorejo, Purwosari dan Purwodadi. Sementara ruas Kabupaten Malang panjangnya 21,12 km yang melewati 13 desa di tiga kecamatan, masing-masing Lawang, Singosari, dan Karangploso. Ruas jalan di Kota Batu hanya sekitar 2,43 km yang berada di Desa Giripurno, Kecamatab Bumiaji. “Ruas jalan tembus ini akan dibangun mulai triwulan pertama 2017,” kata Pakde Karwo.
Pakde Karwo berharap, keberadaan jalan tembus ini nanti diharapkan dapat mengurai kemacetan yang sering terjadi di ruas Purworejo – Pasuruan – Karanglo – Malang. “Kalau sudah jadi, perjalanan dari Surabaya menuju Batu bisa lebih cepat,” harapnya.
Wali Kota Batu Eddy Rumpoko berharap, keberadaan jalan tembus ini dapat meningkatkan kunjungan pariwisata. “Dengan begitu, pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata bisa meningkat,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Adik kandung Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf ini berharap keberadaan jalan tembus dari Sukorejo Pasuruan – Batu dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pasuruan.* (surya.co.id/berbagai sumber)