Ingin Naik Haji? Pegadaian Sediakan Dana Talangan

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Untuk mempermudah umat Islam melaksanakan ibadah haji, PT Pegadaian (Persero) membuat program Kredit Arrum Haji. Ini adalah program pembiayaan dana talangan agar masyarakat, khususnya umat Islam, bisa mendapatkan porsi haji.

 

 

Pimpinan Cabang Pegadaian Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Haruko Fuji Nur Ismiria, SE, MM.

“DANA TALANGAN haji yang dahulu difasilitasi beberapa bank, sekarang sudah tidak ada lagi. Kebetulan PT  Pegadaian masih diberi ijin,  sesuai dasar dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) untuk melakukan pembiayaan semacam dana talangan yang kita namai Kredit Arrum Haji dengan menggunakan agunan emas,”jelas Pimpinan Cabang Pegadaian Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Haruko Fuji Nur Ismiria, SE, MM, Kamis (16/05/2019) di kantornya.

Agunan yang dimaksud  adalah jaminan barang berupa logam mulia (emas lantakan) senilai 3,5 gram atau perhiasan emas antara 4 – 5 gram,  tergantung karatase, yang jika dirupiahkan bernilai Rp 1,9 juta – Rp 2 juta.

“Namun agunan ini hanya kita simpan. Masyarakat atau nasabah yang mengikuti Arum Haji akan mendapatkan dana pinjaman sebesar Rp 25 juta yang digunakan sebagai setoran awal ONH (Ongkos Naik Haji). Jadi, nasabah akan langsung mendapatkan porsi haji,” papar Haruko.

Kemudahan dari program ini, nasabah bisa mengangsur per bulan hingga masa tenor 5 tahun. “Bisa dicicil tiap bulannya Rp 600 ribu -an sampai jangka waktu lima tahun. Begitu lunas,  maka agunan akan diserahkan kepada nasabah,” kata perempuan asli Malang ini.

Kemudahan lain yang diberikan oleh Pegadian adalah untuk pembayaran sudah bisa melakukan aplikasi Pegadian Digital yang bisa diunduh dari playstore. “Jadi,  untuk membayar angsuran,  nasabah tidak perlu capek-capek datang ke kantor. Cukup melalui smart phone sudah bisa melakukan transaksi,” tegas Haruko.

Animo masyarakat, khususnya Kepanjen, terhadap program Arum Haji, menurut Pimpinan Cabang Pegadaian Kepanjen ini, sudah cukup bagus. “Sebenarnya,  program ini  sudah dua tahun lalu dijalankan. Menurut penilaian kami,  antusias masyarakat lumayan bagus,” pungkasnya.

Dengan adanya program Arum Haji dari Pegadaian, tentunya sangat memudahkan pemeluk agama Islam untuk menunaikan rukun Islam kelima. Mengingat, untuk mendapatkan porsi haji, calon jamaah haji harus menyetorkan uang Rp 25 juta untuk setoran awal ONH. Untuk ONH tahun 2019 ditetapkan sebesar Rp 35.235.602. Jumlah tersebut,  bagi sebagian masyarakat Indonesia,  dirasa cukup besar, sehingga pada akhirnya tidak semua umat Islam bisa menunaikan ibadah haji.

Meski ONH terbilang tinggi, animo masyarakat untuk menunaikan ibadah haji sangat tinggi. Untuk Kabupaten Malang, masa tunggunya hingga mencapai 25 tahun. (diy)