TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Sejumlah warga memindahkan perabotan rumah tangga ke tempat yang lebih aman.

Hindari Longsor Susulan, Warga Perumahan Sulfat Inside Diungsikan

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sejumlah rumah di lokasi longsor di Perumahan Sulfat Inside. Jl. Sadang, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, dikosongkan, Selasa (19/01/2021). Pengosongan untuk antisipasi kejadian serupa.

 

Sejumlah warga memindahkan perabotan rumah tangga ke tempat yang lebih aman.

 

SALAH satu warga yang berdampak longsor, Prashasta (40) menerangkan, di lokasi tersebut ada 10 kavling. Delapan kavling sudah didirikan bangunan rumah. “Adae 10 kavling. Yang 8 kavling sudah ada rumahnya. Sementara 2 kavling, masih tanah kosong. Rumah yang terisi, juga sudah dikosongkan. Penghuninya diungsikan,” terangnya, di lokasi, Selasa (19/01/2021).

Sejumlah warga memindahkan perabotan dapur rumah tangga ke tempat yang lebih aman.

Menurut Prashasta, beberapa perabot rumah tangga dan penghuninya dipindahkan ke rumah Ketua RT. Sedangkan dirinya sementara pindah ke rumah orang tuanya di kawasan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. “Ada sekitar 7 jiwa yang diungsikan. Beberapa diungsikan ke rumah Pak RT. Kalau saya ke rumah orang tua di Sawojajar,” lanjutnya.

Pria dua putra ini menjelaskan, pihaknya telah beberapa kali mengajukan komplain ke pengembang. Mengingat, kondisi di beberapa titik terjadi retakan. Namun hingga saat ini belum ditindaklanjuti hingga akhirnya terjadi longsor dan menimbulkan korban.

Polisi memasang garis Polisi di lokasi longsor untuk kepentingan penyidikan.

“Sudah sering saya komplain. Tapi belum ada tindak lanjut. Kemarin, usai kejadian longsor, pihak pengembang sudah ke lokasi. Tapi belum ada pembicaraan lebih lanjut. Saya berharap, semua segera bisa tertangani,” harapnya.

Sebelumnya, Roland Suharna (40), warga Perumahan Sulfat Inside. Jl. Sadang, Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang dikabarkan menjadi korban longsor di sekitar rumahnya.

Longsor itu diawali dengan hujan yang cukup deras hingga tanah sekitar rumah korban bergerak. Bahkan, selain korban jiwa, dua sepeda diduga ikut hanyut.

Saat kejadian, korban sedang membersihkan gorong-gorong. Tidak jauh dari korban, terdapat dua motor. Akhirnya semua,  termasuk teras rumah korban, bergerak dan longsor ke Sungai Bango.   (aji/mat)