Harapkan Cabe Keriting Jadi Ikon Pertanian Desa

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Ir. Didik Budi Muljono, MT memimpin kegiatan hari kedua pelaksanaan Bhakti Sosial Menata Desa (Bina Desa) di Desa Purwodadi Kecamatan Donomulyo, Kamis (18/10/2018) siang. Pak Didik, sapaan akrab Sekda melakukan panen raya cabe jenis keriting langsung di ladang pertanian cabe Dusun Sumberblimbing yang terletak tak jauh dari tempat wisata Pantai Kondang Bandung.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Ir. Didik Budi Muljono, MT (kanan) bersama Kadis TPHP, Budiar Anwar saat panen raya cabe di Desa Purwodadi, Kamis (18/10/2018) siang.

 

CABE KERITING kini merupakan komoditas terbaik pertanian desa setempat dengan lahan seluas 40 hektar. Setelah lebih dahulu masyarakat akrab dengan bertanam kelapa sawit dan tembakau. Bahkan, meski kondisi musim kemarau, pertanian cabe desa setempat tercatat mampu produksi kurang lebih 15 ton per hektar dengan menembus pasar ibukota Jakarta berharga Rp 25 ribu per kilogram.

Panen raya juga ditandai tasyakuran dengan prosesi potong tumpeng oleh Sekda bersama para petani dari beberapa kelompok tani di desa setempat yang dilanjut dialog terbuka. Pak Didik juga menyerahkan bantuan KUR dari BNI kepada sejumlah petani agar dimanfaatkan benar sebagai pendukung kegiatan pertanian.

”Kesempatan pertemuan kita manfaatkan untuk mengetahui problem yang dihadapi para petani dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat. Mari bersama-sama bisa meningkatkan pertanian cabe keritingmenjadi ikon pertanian dan menunjang pariwisata di Desa Purwodadi,” terang Sekda dalam sambutannya di depan para petani didampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar, MSi.

Kesempatan ini dimanfaatkan para petani untuk menyampaikan keluh kesahnya. Mulai dari masa awal tanam, saat bertanam dengan masa lima bulan, hingga pasca panen terkait pemasaran. Seperti yang disampaikan perwakilan kelompok tani Sumber Rejeki, Sukadi. Ia mengaku, petani ajukan permintaan bantuan sumur bor untuk mengatasi kendala sumber air yang terbatas.

Sekda yang didampingi Camat Donomulyo, Marendra dan Kepala Desa Donomulyo, Sutarmin mengawali kegiatan dengan berkunjung ke rumah Kateman warga Dusun Purworejo Kidul, yang mendapat program bedah rumah. Kemudian, Didik berlanjut mengunjungi pelatihan penanganan keamanan pangan segar dan olahan tanpa kemasan bertempat di SDN Purwodadi 4 Dusun Sidorejo yang diikuti guru sekolah dasar se Kecamatan Donomulyo.

”Pemkab dan semua kecamatan sosialiasikan semua terkait seluruh masyarakat agar mampu menghasilkan olahan makanan yang sehat. Bapak ibu harus ikut mengawasi jajanan anaknya. Jangan sampai akibat salah mengkonsumsi makanan anak-anak jadi tumbuh tidak normal, tidak sehat, stunting. Olahan yang bagus dan sehat. Pemkab pun terus mencanangkan gemar makan ikan,” terang Pak Didik didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Ir. M. Nasri.

Kunjungan berikutnya dilakukan Sekda dengan meresmikan bedah rumah milik Priadi, warga Dusun Sidorejo dari bantuan Perkumpulan Warga Tionghoa Malang Raya. Bantuan yang sama juga diterima Martomo dan Wagimin, dusun setempat. Pak Didik melanjutkan kunjungan pada kegiatan pelatihan processing hasil produk pertanian tahun 2018 kepada ibu-ibu PKK Desa Purwodadi. Sedangkan Organisasi Perangkat Daerah lainnya memberikan pelayanan sesuai bidang masing-masing kepada masyarakat.(mat)