Gudang Gaplek Terbakar, Rp 200 Juta Jadi Abu

Kebakaran yang melanda gudang dan penggilingan gaplek di Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR .COM – Gudang dan penggilingan gaplek (tepung tapioka-red) milik KUD Pakisaji di Desa Karangpandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terbakar Selasa (12/02/2019). Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.

 

HAL TERSEBUT dibenarkan  Kepala Seksi Penanggulangan Bahaya Kebakaran (Kasi PBK) Kabupaten Malang, Agus Sunyoto, Rabu (13/02/2019).  “Kebakaran yang terjadi di gudang KUD Pakisaji kemarin malam, nihil korban jiwa maupun cedera. Hanya berakibat pada kerugian material yang ditaksir mencapai Rp 200 juta,”terang Agus.

Besarnya kerugian yang diderita karena bangunan gudang dan penggilingan gaplek untuk dijadikan mesin tapioka milik KUD Pakisaji, nyaris ludes. Kebakaran hebat, menurut Agus, terjadi pukul 22.30 WIB. Api baru bisa dipadamkan hampir tiga jam kemudian.

“Banyaknya material yang mudah terbakar, seperti limbah jagung yang hampir satu ton, menyebabkan api cepat membesar. Untuk upaya pemadaman,  kami mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran. Baru pukul 01.05 WIB  api bisa dijinakan,”jelasnya.

Menurut Agus, penyebab kebakaran diduga berasal dari mesin selep yang terlalu panas. “Dugaannya seperti itu. Saat mesin over heating, ada baut dalam keadaan panas jatuh ke material yang mudah terbakar,”ungkap dia.

Untuk menanggulangi amuk si jago merah yang menghebat, relawan PMI Kabupaten Malang, Tagana dan SAR Awangga, bahu- membahu berusaha memadamkannya. “Begitu ada laporan masuk, kami langsung meluncur ke lokasi kejadian,” kata Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang. (diy)