Gudang Dupa Terbakar, Rp 40 Juta Jadi Arang

Api membakar gudang dupa di Desa Parangargo RT 01/RW 01, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, beristirahat pada Minggu dini hari, sekitar pukul 02.45 WIB.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Ketenangan warga  Desa Parangargo RT 01/RW 01, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, beristirahat pada Minggu dini hari, sekitar pukul 02.45 WIB, terusik, seiring dengan terbakarnya sebuah gudang penyimpanan dupa berukuran 5 X 12 meter. Akibatnya, Hendri (42), pemilik gudang, tinggal di Jl. Kauman RT 13/RW 03 Desa Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, menderita kerugian sekitar Rp 40 juta.

 

KEPALA Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Malang, Goly Karyanto menjelaskan, pada Minggu menjelang pagi, sekitar pukul 03.00 WIB, petugas jaga PMK Kabupaten Malang, menerima telepon dari Narko, anggota PMK Kota Malang. Kepada petugas jaga, dia mengabarkan telah terjadi kebakaran yang menimpa sebuah gudang di  Parangargo.

Petugas PMK Kabupaten Malang memadamkan api yang membakar gudang dupa di Desa Parangargo RT 01/RW 01, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, beristirahat pada Minggu dini hari, sekitar pukul 02.45 WIB.

“Setelah dapat laporan, Tim PMK yang dipimpin Agus Sumaryono sebagai komandan regu dua, sekitar pukul 03.05 WIB, langsung meluncur ke lokasi kebakaran dengan membawa tiga unit mobil pemadam kebakaran (damkar). Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 03.25 WIB,” kata Goly Karyanto,  Senin (06/04/2020) pagi.

Tim PMK yang tiba di lokasi kebakaran, langsung melakukan tindakan penanggulangan. Dengan peralatan yang sudah siap dan dibantu warga sekitar, petugas melakukan pemadaman. Butuh waktu sekitar 2 jam lebih untuk memadamkan api yang cukup besar tersebut. Sekitar pukul 05.25 WIB, api sudah dapat dijinakkan.

“Memang butuh waktu lama untuk memadamkan api, karena material yang ada di dalam gudang mudah terbakar. Namun dengan usaha keras teman-teman yang dibantu warga sekitar, sekitar pukul 05.25 WIB, akhirnya api dapat dipadamkan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian material sekitar Rp 40  juta, ” kata Goly Karyanto.

Soal penyebab kebakaran, menurut Goly Karyanto, masih dalam penyelidikan petugas yang berwenang. Namun dugaan sementara,  karena konsleting listrik.  (bri/mat)