GP Ansor Jabung Gelar Diklatsar Banser

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Sejak didaulat bagian dari kepemudaan Nahdhlatul Ulama pada 1934 silam, Gerakan Pemuda Ansor memiliki Barisan Ansor Serbaguna (Banser) NU yang sangat diperhitungkan, menjadi khodimul ulama yaitu benteng ulama dan bangsa. Hal ini dikatakan, ketua cabang Ansor Kabupaten Malang, Husnul Hakim, MH di sela-sela giat Diklatsar di Jabung, Minggu (4/8/2019).

 

Diklatsar Banser Angkatan XXII yang diikuti oleh 210 kader di ponpes Sunan Kalijogo.

 

“SELAMA ini Banser menjadi khadimul ulama yaitu benteng ulama dan bangsa, harus kuat dan tangguh”, tegasnya.

Husnul menegaskan bahwa diklatsar Banser ini juga sebagai ajang untuk menempa kader-kader Banser.

“Syarat jadi kader Banser itu tidak mudah, harus melalui serangkaian diklat yang diikuti, digembleng agar memiliki loyalitas dan militansi yang kuat terhadap organisasi dan NKRI”, tegasnya.

Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Malang kembali menggelar Diklatsar Banser, kali ini digelar oleh pimpinan anak cabang Ansor Kecamatan Jabung. Sebanyak 210 kader Banser digembleng selama tiga hari di ponpes Sunan Kalijogo, sejak Sabtu (3/8/2019).

Diklatsar Banser angkatan XXII diikuti oleh 210 kader yang siap mengabdikan dirinya bersama Ansor untuk ulama dan bangsa. M. Ana Azamzami, ketua GP Ansor Jabung mengatakan bahwa kegiatan diklat ini digelar dalam rangka mencetak kader-kader Banser yang tangguh dan loyal terhadap NKRI.

“Kader Banser harus tangguh, dan memiliki loyalitas tinggi terhadap organisasi dan NKRI, maka dari itu perlu dibentuk dan dilatih”, ujarnya.

Gus Azam menambahkan, gelaran diklatsar ini akan berlangsung selama tiga hari di Ponpes Sunan Kalijogo. Selama tiga hari mereka akan digembleng dipondok ini, mulai dari kegiatan penyampaian materi-materi ke-NU-an, Aswaja dan penguatan kebangsaan serta kebhinekaan.

Kemudian mereka secara fisik juga akan digembleng oleh instruktur dari satkorcab banser cabang. Hadir dalam pembukaan diklatsar banser di Jabung ini beberapa tokoh NU Jabung, Muspika Jabung, senior Banser dan beberapa kyai. (hadi)