Goyang Payung, Semarakkan Jalan Sehat Sadar Pajak

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Puluhan ribu masyarakat Malang Raya Tumplek blek di kawasan Jl. Besar Ijen, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Minggu (25/11). Kehadiran para tersebut, untuk mengikuti jalan sehat Arema sadar pajak ke-V yang diselenggarakan BP4D Pemkot Malang.

 

Wali Kota Malang bersama Forkopimda Plus, saat berada bersama masyarakat jalan sehat.

 

HADIR dalam kegiatan tersebut, Wali Kota, Wakil Wali Kota Malang serta Forkopimda plus. Semua berkumpul bersama, sekaligus memperingati HUT Korpri 47 serta Hari PGRI ke 73 serta Sunset.

“Kali ini, sudah pelaksanaan yang ke lima. Dari tahun ke tahun, selalu ada peningkatan jumlah peserta. Makannya, kita lakukan di kawasan Ijen, karena pesertanya terus bertambah,” tutur Wali Kota Malang, Drs H. Sutiaji, di sela-sela acara jalan sehat.

Ia melanjutkan, dengan bertambahnya peserta, wali kota menyebut, kesadaran masyarakat sudah semakin baik. Kepatutan dan kepatuhan, sudah ditunjukkan kapada para wajib pajak. Menurutnya, membayar pajak bukan karena ada paksaan, namun semata karena memang sebuah kesadaran yang dibuktikan.

“ASN harus menjadi contoh taat pajak, karena digaji dari negara. Dari target, pajak terus terpenuhi, bahkan kami impikan untuk pendapatan bisa mencapai 1 Trilyun. Termasuk pajak jasa dan perdagangan,” lanjutnya.

Dalam pelaksanaan jalan sehat tersebut, Kota Malang juga telah memecahkan rekor muri sebagai peserta senam maumere dengan jumlah peserta terbanyak. Mengingat, senam dan bergoyang menggunakan payung, belum pernah dilakukan di tempat lain.

“Kota Malang telat mencatatkan rekor terbanyak, pelaksanaan senam dengan mengunakan payung. Sejarah baru, telah diukir di Malang, karena belum ada di tempat lain,” tutur Andre Purwandono, Manager Muri. (ide)