Golkar Usung Siadi dan Widodo Jadi Calon Wakil Bupati Malang

Ketua OKK Partai Golkar, Kusmantoro Widodo.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Meski sampai sekarang belum ada kepastian kapan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang, HM Sanusi dilantik menjadi bupati definitif, namun Partai Golkar sudah siap-siap menyodorkan calon wakil bupati sebagai pendamping HM Sanusi. Sebab, partai ini adalah salah satu pengusung Rendra Kresna dan Sanusi pada Pilkada 2015 silam di samping PKB dan Partai Nasdem.

 

SEBAGAIMANA dijelaskan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU)  Kabupaten Malang, Anis Suhartini,ST, Partai Golkar adalah salah satu partai politik pengusung pasangan Rendra Kresna – HM Sanusi pada Pilkada Kabupaten Malang 2015.

“Pasangan Rendra Kresna – Sanusi pada Pilkada 2015 diusung  tiga parpol. Salah satunya Partai Golkar. Untuk posisi wakil bupati, mendampingi Pak Sanusi setelah dilantik sebagai bupati definitif, Partai Golkar berhak mengajukan dua calon wakil bupati,” terang Anis, Rabu (19/06/2019).

Siadi.

Namun Anis mengingatkan, jika memang ingin mendapat posisi wakil bupati mendampingi Sanusi, Partai Golkar harus segera mengajukan calon ke DPRD. “Jika lewat dari bulan Agustus 2019, maka kesempatan tersebut akan lewat, karena dengan masa jabatan kurang dari satu setengah tahun, tidak diperlukan posisi wakil bupati,” tegas Anis.

Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Partai Golkar Kabupaten Malang, Kusmantoro Widodo, mengaku,  partainya sudah menyiapkan dua kadernya untuk mengisi posisi wabup.

“Jika bupati definitif sudah dilantik, sebagai partai pengusung, kami berhak mengajukan calon wakil bupati. Kami akan mengajukan dua kader, yakni Pak Siadi selaku Ketua DPD Kabupaten Malang dan saya sendiri. Ini adalah kesepakatan dan usulan dari struktur DPD Partai Golkar Kabupaten Malang,” beber Kusmantoro.

Dia menambahkan, secepatnya Partai Golkar akan berkirim surat ke DPRD Kabupaten Malang. “Kami akan secepatnya berkirim surat setelah Pak Sanusi dilantik menjadi bupati definif,” tandas pria yang menjabat Ketua Komisi II DPRD Kabupaten  Malang ini.

Sesuai mekanisme, partai pengusung boleh mengajukan dua nama calon wabup ke DPRD. Selanjutnya DPRD akan memilih siapa yang akan menjadi wabup.

Di tempat terpisah, Ketua Partai Nasdem Kabupaten Malang, Choirul Anam, saat ditemui di sela-sela penilaian lomba desa dan 10 program pokok PKK tingkat Provinsi Jawa Timur di Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Rabu (19/06/2019) siang, mengatakan, partainya masih belum mengambil keputusan siapa yang akan dicalonkan sebagai wakil bupati. “Kita masih akan bicarakan dulu dengan semua pihak,” katanya singkat.  (diy)