Gelar Sholat Ghoib, IMM dan PMII Doakan Korban Demo Kendari

Pelaksanaan aksi sholat ghoib di Mapolresta Malang oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan PMII.

MALANG,TABLOIDJAWATIMUR. COM – Gabungan mahasiswa kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan PMII di Malang, Jawa Timur, melakukan aksi sepontanitas di halaman Mapolresta Malang, kemarin.

 

AKSI solidaritas atas meninggalnya Randi, mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari  yang juga kader IMM itu, dilakukan dengan membawa bendera IMM dan PMII. Mereka juga melakukan orasi, sholat goib dan membacakan pernyataan sikap serta  doa bersama.

“Kami adalah bagian dari massa aksi yang peduli terhadap kejadian tersebut. Sebagai simbol, bahwa mahasiswa Kota Malang merespon kejadian tersebut. Kematian saudara Randi, menjadi tragedi kelam sejarah demokrasi di Indonesia,” tutur korlap aksi, Ridwan.

Pelaksanaan aksi sholat ghoib di Mapolresta Malang oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan PMII.

Tragedi itu, Ridwan, telah diawali unjuk rasa ribuan mahasiswa dari berbagai universitas negeri dan swasta di kota Kendari. Membawa tuntutan, menolak pengesahan RUU KUHP dan RUU pertanahan serta menolak revisi UU KPK.

Masa aksi yang berjumlah 75 orang itu, ditemui Kapolres Malang Kota, AKBP Doni Alexander dan Dandim 0833/Kota Malang, Tomy Anderson.

“Kami, Polri, turut berbela sungkawa yang menimpa rekan mahasiswa saat aksi. Selaku Kapolres Malang Kota, berterima kasih adik- adik telah datang secara tertib,” tutur Kapolresta.

Doni menghimbau  mahasiswa di Kota Malang juga mendoakan agar di Malang selalu diberi keselamatan. Kepolisian Kota Malang, tetap bisa memberikan pelayanan dengan baik kepada masyarakat.

Terkait masalah yang ada di Sulawesi Tenggara,  sampai saat ini masih dalam proses investigasi untuk mengungkap siapa pelaku penembakan tersebut. (ide)