Gelar Istighotsah, Santuni Kaum Duafa dan Anak Yatim Piatu

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Wakil Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, MM mengajak masyarakat Kabupaten Malang untuk senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat, taufik dan hidayahNya, yang telah menjadikan Kabupaten Malang sebagai kabupaten yang aman, nyaman, nikmat sehat. Hal ini disampaikan Pak Sanusi, sapaan akrab Wabup saat memberikan sambutan pada kegiatan istighotsah peringatan Hari Jadi ke-1258 Kabupaten Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (28/11/2018) malam.

 

 

Wakil Bupati Malang, HM. Sanusi, menyerahkan hadiah kepada Camat Singosari Eko Margianto disaksikan Sekda Kabupaten Malang, Didik Moeljono.

 

Suasana upacara HUT Kabupaten Malang ke-1258 tahun.

WABUP mengatakan, pada peringatan Hari Jadi ke–1258 Kabupaten Malang tahun ini dimeriahkan berbagai rangkaian kegiatan dengan harapan agar dapat membawa kesan indah dan mendalam bagi seluruh komponen masyarakat. Semoga seluruh rangkaian acara yang telah atau akan dilaksanakan dalam suasana kebersamaan dan kemeriahan ini akan menambah semangat untuk berbenah dan bekerja lebih giat lagi, guna meraih masa depan yang lebih baik dan cerah.

Wakil Bupati Malang, HM. Sanusi menyerahkan tumpeng kepada Sekda Kabupaten Malang Didik Budi Moeljono.

”Malam ini, sebagai rangkaian peringatan Hari Jadi ke-1258 Kabupaten Malang, kita juga menggelar istighotsah dan doa bersama sebagai wujud ucapan syukur atas bertambahnya usia Kabupaten Malang tercinta ini sekaligus untuk mempererat jalinan silaturahmi diantara kita. Semakin bertambahnya usia Kabupaten Malang, semoga bertambah pula kesejahteraan dan kemajuannya. Dan melalui acara ini semoga kita semua diberikan kekuatan, dan senantiasa mendapatkan ridho Allah SWT dengan harapan agar kita tetap dapat mempererat diantara kita,” terangnya di depan jamaah istighotsah.

Wakil Bupati Malang, HM. Sanusi, menyerahkan penghargaan kepada Camat DAU, Suroto.

Pak Sanusi mengajak semuanya mengevaluasi segala amal perbuatan masing-masing selama satu tahun ke belakang. Kemudian dari hasil evaluasi tersebut akan dijadikan bekal untuk memperbaiki kualitas keimanan dan ketaqwaan terhadap Allah SWT. Ia juga mengajak seluruhnya agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan bertaqorrub (Istighotsah) memperbanyak dzikir kepada Allah guna mendapatkan ketenangan dalam hati, bersih dari perasaan yang negatif. Sebab semua permasalahan senantiasa dikembalikan (tawakal) kepada kekuasaan Allah, serta dapat mengimplementasikan dalam kehidupan nyata, sehingga mampu menjadi penyejuk hati bagi anggota keluarga juga bagi masyarakat luas.

”Semoga doa dan dzikir kita diterima dan dikabulkan oleh Allah SWT. Sebagai hamba Allah semoga kita diselamatkan di dunia dan akhirat, dan sebagai bangsa, kita senantiasa dituntun, untuk terus membangun Kabupaten Malang yang kita cintai bersama menuju hari esok yang lebih baik menuju Kabupaten yang Baldatun thayyibatun warobbun ghofur,” terang Wabup.

Pak Sanusi berharap doa restu dan dan dukungan para alim ulama, para kyai tokoh agama, segenap jajaran Pemkab Malang dan seluruh masyarakat Kabupaten Malang untuk bersama-sama berzikir, berdoa agar seluruh kegiatan pemerintahan dan pembangunan Kabupaten Malang ke depan dapat berjalan lancar dan tidak ada hambatan apapun, serta yang menjadi harapan bersama dapat terwujud.

”Semoga ke depan kegiatan istighotsah seperti ini bisa dilaksanakan secara serentak di seluruh desa se Kabupaten Malang. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Dan, semoga seluruh pegawai dan masyarakat Kabupaten Malang untuk melakukan langkah-langkah perbaikan bersifat terobosan dan menciptakan inovasi di berbagai bidang untuk masa depan Kabupaten Malang yang lebih baik,” harapnya.

Kegiatan istighotsah ini dihadiri jajaran Forkopimda di wilayah Kabupaten Malang, Ketua MUI Kabupaten Malang, Ketua Baznas Kabupaten Malang, OPD di lingkungan Pemkab Malang, dan Camat se Kabupaten Malang. Kegiatan diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan pemberian secara simbolis tali asih kepada 165 orang kaum duafa dan 650 anak yatim piatu dari panti asuhan/ pondok yang diundang hadir. Usai sambutan Wabup dilanjutkan siraman rohani oleh Ustad Sudirman dan ditutup sholat Isya berjamaah di Pendopo Agung. (iko)