Game Bermanfaat Asah Otak, Adu Strategi dan Spirit Kerjasama

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Saat ini marak game online semisal Mobile Legend dan PUBG yang digemari jutaan generasi milenial. Meski memicu kontroversi, namun sebagian kalangan menilai game online ini memiliki manfaat positif. Beberapa manfaat positif tersebut, seperti bisa dipakai sebagai ajang mengasah otak, adu strategi dan menguatkan spirit bekerjasama dalam team.

 

Lomba Mobile Legend Piala Rektor Unira Malang.

 

HAL INI dikatakan Dr. Hasan Abadi Rektor Universitas Raden Rahmat (Unira) Malang, kepada awak media di sela-sela kegiatan lomba Mobile Legend Piala Rektor Unira Malang 2019.

“Game online memiliki manfaat positif yaitu bisa dipakai sebagai ajang mengasah otak, adu strategi dan menguatkan spirit team work,” tegas Hasan Abadi.

Event prestisius ini diadakan oleh BEM Unira Malang yang berlangsung sukses dengan diikuti oleh ratusan gamers se-Malang Raya.

Pria yang namanya masuk dalam bursa bakal calon Bupati Malang ini mengungkapkan, ” Generasi gamers adalah generasi Z, dan generasi milenial bukanlah generasi pemalas. Hanya saja seringkali disalahpahami oleh para orang tua, bahwa mereka hanyalah sekelompok orang malas yang hanya main-main saja kerjaannya,” tuturnya.

Dikatakan rektor muda ini, dalam permainan seperti Mobile Legends dibutuhkan dua tim yang saling sinergi dan beradu strategi untuk menjadi pemenang. Mereka akan dihadapkan pada kondisi untuk bisa mengalahkan monster Lord dan minion2 yang menghalangi cita kemenangan.

Artinya permainan ini membutuhkan ketangkasan, kecepatan, kecerdasan dan efisiensi, dan itulah karakter yang dibutuhkan untuk membangun masa depan di era disruption 4.0. Cara kerja generasi milenial ini memang tidak sama dengan orang tua yang cenderung konservatif.

Milenial cara kerjanya sangat efisien dan cenderung lebih bisa berdamai dengan lingkungannya, tanpa terkungkung oleh hal-hal yang membosankan.

“Pemerintah perlu memperhatikan mereka, dan memfasilitasi supaya kreativitasnya muncul tanpa harus mendikte mereka,” tandas Hasan Abadi. (hadi)