TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menghadirkan sejumlah narasumber dari dunia industri, Jumat (19/03/2021) di Rayz Hotel, Malang, Jawa Tmur. Mereka diminta memberikan masukan dan mengevaluasi sumber daya manusia, sarana prasarana, model dan teknik pembelajaran, praktikum, hingga materi skill yang diperlukan.

FPP UMM Tingkatkan Kurikulum Kelas Profesional Unggas dan Entrepreneur

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menghadirkan sejumlah narasumber dari dunia industri (PT. Jatinom Indah Agri, PT. Charoen Pokphand, PT. Sanbe Farma, serta PT. Mensana internasional), Jumat (19/03/2021) di Rayz Hotel, Malang, Jawa Tmur. Mereka diminta memberikan masukan dan  mengevaluasi sumber daya manusia, sarana prasarana, model dan teknik pembelajaran, praktikum, hingga materi skill yang diperlukan.

 

Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), menghadirkan sejumlah narasumber dari dunia industri, Jumat (19/03/2021) di Rayz Hotel, Malang, Jawa Tmur. Mereka diminta memberikan masukan dan mengevaluasi sumber daya manusia, sarana prasarana, model dan teknik pembelajaran, praktikum, hingga materi skill yang diperlukan.

 

Dr. Ir. Asmah Hidayati, MP, IPM, Ketua Jurusan Peternakan UMM, menjelaskan,  sejak tiga tahun lalu, FPP telah memiliki kelas profesional unggas dan kelas entrepreneur. “Meski pelaksanaannya berjalan dengan baik, namun masih  perlu  peninjauan kurikulum secara rutin setiap tahun. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan  Jumat (19/03/2021) di Rayz Hotel dengan mengundang beberapa stakeholder dari kalangan industri,” katanya, Selasa (23/03/2021) siang.

Menurut Dr. Ir. Asmah Hidayati, MP, IPM, keempatnya dihadirkan untuk memberikan masukan-masukan positif. “Selain itu juga turut mengevaluasi terkait sumber daya manusia, baik  pengajar maupun mahasiswa, sarana prasarana, model dan teknik pembelajaran, praktikum,  hingga materi skill yang diperlukan,” jelasnya.

Asmah Hidayati menjelaskan, perlu adanya inovasi baru di dua kurikulum kelas profesional tersebut. Selain itu, para mahasiswa juga harus menyiapkan diri agar bisa menjadi profesional dalam dunia unggas dan  enterpreneur.  “Pengalaman nyata tentu sangat diperlukan  mahasiswa. Kami juga ingin nantinya bersama para mitra bisa saling memberikan masukan sehingga bisa memberikan manfaat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, agenda ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelaksanaan magang, yang berujung pada uji kompetensi. Sekaligus sebagai penguatan Prodi Peternakan FPP UMM dalam merealisasikan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Asmah mengungkapkan, mitra yang dihadirkan ini nantinya akan bertindak sebagai pengajar dari industri. Bentuk kerja sama lain yang sudah dilakukan adalah pemberian praktek skill serta penyediaan tempat magang dengan fasilitas penuh. Para mahasiswa juga akan disediakan sumber daya belajar, seperti kandang pembesaran, kandang produksi, pabrik pakan,  dan lainnya.

Dr. Fauzan, M.Pd, Rektor UMM berharap agar setiap jurusan dapat terus berkembang menjadi lebih baik. Ia juga ingin agar semua Program Studi (Prodi) di lingkungan FPP bisa memiliki kelas unggulan yang implementatif,  seperti kelas profesional unggas ini. “Kelas-kelas profesional seperti inilah yang nantinya memberikan bekal untuk para mahasiswa ketika menyelesaikan studinya,” katanya.  (div/mat)