FKUB Gelar Pengobatan Gratis

Dalam rangka turut serta meningkatkan kualitas hidup manusia dan membantu permasalahan kesehatan di masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB), Malang, Jawa Timur, melakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk donor darah, papsmear, senam ibu hamil, pemeriksaan dan pengobatan gratis.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Dalam rangka turut serta meningkatkan kualitas hidup manusia dan membantu permasalahan kesehatan di masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FKUB), Malang, Jawa Timur,  melakukan pengabdian masyarakat dalam bentuk donor darah, papsmear, senam ibu hamil, pemeriksaan dan pengobatan gratis di gedung pendidikan bersama FKUB, Sabtu (30/11/2019).

 

dr. Eriko Prawestingtyas, Ketua Panitia Bakti Sosial FKUB.

dr. Eriko Prawestingtyas, Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat menyatakan, layanan kesehatan ini diperuntukan bagi masyarakat umum (warga sekitar UB, Prolanis), pensiunan UB, karyawan FKUB dan lainnya.

Peserta bakti sosial FKUB melakukan pengobatan gratis.

“Layanan kesehatan gratis ini ditargetkan kepada sekitar 250 peserta. Pesertanya, dari masyarakat umum (warga sekitar UB, Prolanis), pensiunan UB, karyawan FKUB dan lain- lain. Selain itu,  dalam kegiatan ini,  juga akan dilaksanakan papsmer dan donor darah dengan peserta masing- masing 50 orang,” terang Eriko  di sela- sela acara.

Ia melanjutkan, kegiatan sosial yang digelar dalam rangkaian Dies Natalis FKUB ini, sudah dimulai sejak November, diawali dengan kegiatan nasional dan internasional. Nantinya, semuanya akan berakhir 12 Januari 2020. Tema yang diusung, Mandiri, Melakukan Pengabdian, dan Berdaya Saing.

“Setelah beberapa kegiatan internasional, saat ini lebih kepada bakti sosial. Melibatkan sekitar 50 tenaga medis, baik dokter umum, dokter yang sedang mengambil spesialis. Salah satu Tri Darma perguruan tinggi adalah pengabdian kepada masyarakat,” lanjut Eriko.

Pelayanan kesehatan yang diberikan mulai dari jantung, THT, neurologi, urologi, konsultasi kebidanan  dari prodi kebidanan, dan pelayanan kefarmasian dan obat- obatan dari Prodi Farmasi. Ia berharap, masyarakat yang turut berpartisipasi mendapatkan tambahan wawasan tentang penyakit yang sedang dideritanya. Saat ini, FKUB telah memiliki 6 jurusan dengan jumlah 33 program studi serta unit/Iaboratorium. (ide/mat)