Fashion Show Daur Ulang di Pantai Balekambang

Ir. Renung Rubiartadi, MM, Ketua Pelaksana Eco Creative Fashion Show Busana Kebaya Daur Ulang 2018.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Jawa Timur, menggelar Eco Creative Fashion Show Busana Kebaya Daur Ulang di Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Minggu (16/09/2018).

 

Ir. Renung Rubiartadi, MM bersama temannya.

KEPALA Bidang Pengolahan Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, Ir. Renung Rubiartadi, M.M, menjelaskan, tujuan fashion show dengan menggunakan media daur ulang adalah untuk mengedukasi masyarakat agar mau memanfaatkan sampah.

Ketua Pelaksana Eco Creative Fashion Show Busana Kebaya Daur Ulang 2018 ini mengatakan, acara ini merupakan rangkaian dari Malang Beach Festival 2018, dalam rangka peringatan HUT ke 1258. “Lewat fashion show menggunakan bahan daur ulang, kami ingin memberi pemahaman dan mengajak masyarakat agar jangan langsung membuang sampah, karena masih bisa dimanfaatkan,” terang Renung.

“Untuk itu, ke depan, kami ingin pakaian yang dilombakan bisa dijual atau setidaknya bisa disewakan agar menambah nilai lebih,”imbuh Renung.

Pantai Balekambang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Dengan merebutkan total hadiah Rp 24 juta, lomba dibagi dalam 4 kelas, mulai dari tingkat SD sampai tingkat SLTA/Mahasiswa dan kategori carnival daur ulang. Tanpa harus membayar biaya pendaftaran, pendaftaran peserta dimulai sejak 1 – 15 September 2018, ditutup jika kuota sebanyak 150 peserta telah tercapai. Technical meeting akan dilaksanakan 15 September di Pendopo Kabupaten Malang, Jalan KH. Agus Salim, Kota Malang.

“Ada target peningkatan peserta. Jika tahun kemarin hanya 110 peserta, tahun ini dinaikan 150 orang. Untuk tahun ini, untuk baju yang dilombakan minimal kandungan bahan recycle nya 40 % dan tidak boleh menyewa. Jadi harus karya sendiri,” tegas Renung.

Penilaian dan penentuan pemenang lomba akan dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari unsur pakar pemerhati/peduli sampah, tim penggerak PKK Kabupaten Malang dan unsur Dewan Kesenian Kabupaten Malang. (diy)