Expo Kabupaten Malang Diserbu Pengunjung, Harapkan Transaksi Tembus Rp 2 Miliar

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Expo pembangunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, yang berlangsung sejak Rabu (04/09/2019) hingga Minggu (08/09/2019), mendapat sambutan hangat masyarakat. Setidaknya, jumlah pengunjung mencapai puluhan ribu orang. Diharapkan, terjadi transaksi yang cukup besar dalam event tahunan yang dimotori Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang ini. 

 

Inilah stand Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Malang di ajang expo pembangunan di Kepanjen.

 

Petugas stand Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melayani masyarakat yang akan membutuhkan kartu identitas.

KEPALA Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, Dr. Agung Purwanto, Msi, menjelaskan, pihaknya membuka dua ratus lebih stand untuk pameran, baik yang diikuti para pengusaha UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah), IKM (Industri Kecil Menengah), perbankan, retail modern maupun kantor pelayanan, seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, RSUD Kanjuruhan, RSUD Lawang, dan sebagainya.

Kepala Disperindag Kabupaten Malang, Dr. Agung Purwanto, M.Si.

“Semua kebutuhan masyarakat ada di pameran ini. Mulai sayur mayur, sepatu, makanan, sepeda motor, mebel dan sebagainya. Bahkan mau beli mobil pun ada di sini. Intinya, kegiatan ini sebagai ajang promosi produk-produk di Kabupaten Malang. Selain itu juga sebagai ajang komunikasi antar UMKM, IKM, yang ada di Malang sehingga mereka bisa saling mengisi,” kata Agung Purwanto, Sabtu (07/09/2019).

Menurut mantan Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Malang ini, komunikasi antara produsen dengan masyarakat ini sangat penting. “Karena, apa pun yang dihasilkan, kalau tak ada yang beli, ya percuma. Suatu produk akan berhasil jika dibutuhkan masyarakat. Dengan adanya komunikasi antara penjual dan pembeli, mereka akan tahu selera pasar. Trend marketnya seperti apa, mereka menjadi tahu. Ini adalah hasil komunikasi,” tegasnya.

Agung menambahkan, dengan berkembangnya IKM di Kabupaten Malang, produk-produk di Kabupaten Malang akan mampu menjadi pendukung percepatan pembangunan, menggerakan ekonomi, dan menarik investasi. “Entri poinnya adalah meningkatkan kemakmuran masyarakat,” tandasnya.

Sementara itu, jumlah pengunjung pameran cukup banyak. Menurut Agung, pada hari kedua saja, lebih dari 15 ribu orang yang datang ke arena pemaren. Diharapkan, sampai dengan menjelang penutupan pada Minggu (08/09/2019) malam, jumlahnya akan terus meningkat, apalagi ada artis Anji yang akan ikut menyemarakan penutupan pameran tersebut.

“Terkait target pendapatan, kami memang tidak mematok target tertentu. Harapan kami, dengan banyaknya pengunjung dan tersedianya berbagai kebutuhan masyarakat di expo tersebut, pendapatan pun menjadi besar. Harapan kami, bisa menghasilkan pendapatan yang sebesar-besarnya. Berusaha sekuatnya agar penghasilannya bagus, apalagi bisa sampai Rp 2 miliar atau Rp 3 miliar,” harapnya. (iko/mat)