TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution dengan Duta Lantas Makota.

Duta Lantas Polresta Makota Raih Juara 1

Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution dengan Duta Lantas Makota.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM Duta Lalu Lintas Polresta Malang Kota meraih juara 1 dalam Pemilihan Duta Lalu Lintas Polda Jawa Timur 2020 di Kota Batu,  1 3 Desember 2020.  Pemilihan Duta Lalu Lintas diikuti 39 Polres / Polresta se Jawa Timur, terdiri dari  80 peserta,  laki laki dan perempuan.

 

KEPALA Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota, AKP Ramadhan Nasution menerangkan, untuk Duta Lantas Putri juara 1. Sedangkan putra juara harapan 2. “Alhamdulillah, dalam gelaran Duta Lantas, Polresta Malang Kota juara 1. Kegiatan ini diselenggarakan Ditlantas Polda Jawa Timur, di Kota Batu,  1 – 3 Desember 2020,” terangnya, Jumat (11/12/2020) siang.

Ia menambahkan, dalam 2 hari pelaksanaan, banyak hal yang dilakukan para Duta Lalu Lintas, terutama mengkampanyekan keselamatan dan keamanan dalam berlalu lintas, serta menyampaikan  visi misi  saat melakukan kunjungan ke kampung tangguh dan beberapa lokasi lainnya.

“Banyak hal yang dilakukan, terutama kunjungan ke Kampung Tangguh untuk  memberikan arahan keselamatan dalam berlalu lintas. Bahkan para duta juga menyampaikan programnya,” jelas AKP Ramadhan Nasution.

Rama —-panggilan Ramadhan Nasution— berharap, dengan Duta Lantas, penyampaian program keselamatan tidak saja dari petugas, namun juga dari masyarakat. Apalagi Kota Malang sebagai kota pendidikan, sehingga sangat tepat jika keselamatan berlalulintas disampaikan para Duta Lantas  yang berasal dari kalangan mahasiswa.

“Mereka bisa menyampaikan kepada teman- teman,  sesaama mahasiswa atau ke teman- teman lainnya, karena bisa membaur dengan komunitasnya,” katas Rama.

Sementara itu, salah satu Duta Lantas, Billy Irsando Subachty (20) menerangkan, sebagai Duta Lalu Lintas Polresta Malang Kota, ia mempunyai program. “Ada tiga program yang kami lakukan. Sebuah aplikasi untuk semua layanan kepolisian di Jawa Timur. Selanjutnya, program Sobo Kampung  untuk melakukan sosialisasi lalu lintas. Kemudian, kami membentuk paguyuban Duta Lalu Lintas di Jatim,” terang Billy yang juga mahasiwa jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Brawijaya  ini.  (aji/mat)