Ditinggal Jualan, Rumah Pembuat Tusuk Sate Ludes Terbakar

MALANG, TABLOID JAWA TIMUR.COM – Rumah milik Bambang Effendi (35), warga Dusun Ngandeng, Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, ludes terbakar,  Selasa (08/05/2018).

 

Beginilah kondisi rumah milik Bambang Efendi, warga Desa Dawuhan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Rumahnya rata dengan tanah, ludes terbakar.

MENURUT Humas Tagana (Taruna Siaga Bencana) Dinas Sosial Kabupaten Malang, Ali Usman, amuk si jago merah yang meratakan rumah Bambang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. “Kejadian saat rumah dalam keadaan kosong, karena pemilik rumah yang bekerja membuat tusuk sate sedang menjajakan dagangannya,” terang Ali Usman, Selasa (08/05/2018).

Menurut Ali, api  diduga dari tungku dapur yang belum padam. “Sehari-hari korban masak menggunakan tungku kayu bakar. Dugaannya, ketika korban sedang keluar, api di tungku belum padam sepenuhnya, lalu menyambar kayu yang ada di sekitarnya, kemudian merembet ke rumah,”papar Ali.

Warga yang mengetahui rumah milik Bambang terbakar, tidak bisa bertindak apa-apa, karena si jago merah langsung melahap habis rumah korban. “Warga takut mendekat karena nyala api begitu besar. Beruntung kebakaran tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa,”imbuh Humas Tagana Dinas Sosial Kabupaten Malang.

Tak berapa lama, rumah Bambang hanya tinggal puing belaka. Warga yang sebelumnya hanya diam menonton, berusaha menyelamatkan barang milik Bambang yang tersisa.

Sayangnya, kebakaran yang membuat rumah Bambang rata dengan tanah ini tidak diketahui petugas pemadam kebakaran Kabupaten Malang. “Tidak ada laporan yang masuk ke kami mas. Mohon maaf. Kalau ada laporan, pasti kami akan ke sana,” sesal Nurul Kusnaeni, Kepala Seksi Penanggulangan Bahaya Kebakaran Kabupaten Malang.

Belum jelas berapa kerugian material yang diderita Bambang akibat kebakaran tersebut. Menurut Ali Usman, pendataan sejauh ini masih dilakukan.  (diy)