Dinas Perhubungan Beli 5 Mobil dan 6 Sepeda Motor Baru

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Hafi Lutfi.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Untuk lebih mengoptimalkan kinerja dan pelayanan, Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Jawa Timur, akan mengajukan pengadaan lima unit mobil operasional dan enam unit sepeda motor. Karena selama ini Dinas Perhubungan kekurangan sarana dan prasarana.

 

 

“KITA selama ini kekurangan mobil operasional. Tahun ini kita akan menganggarkan pengadaan lima unit mobil jenis double cabin dan enam unit sepeda motor,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang, Hafi Lutfi, ditemui sebelum mengikuti sidang paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Jumat (03/08/2018).

Petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Malang melakukan razia.

Menurut Lutfi, lima mobil jenis double cabin itu akan digunakan sebagai mobil patroli dan pengawalan jika Bupati Malang melakukan kunjungan kerja ke wilayah-wilayah. “Lima mobil itu, satu untuk operasional kantor Dishub Talangagung, sedangkan empat lainnya akan ditaruh di UPT Dishub di wilayah utara, selatan, timur dan barat. Fungsinya, selain untuk operasional sehari-hari. Selama ini kita tidak bisa melakukan pengawalan karena kurangnya sarana,” ungkapnya.

Saat ini,  Dishub  Kabupaten Malang hanya punya satu unit mobil Suzuki Escudo tahun 2002 yang sudah tidak layak lagi jika digunakan untuk pengawalan. Selain pengadaan mobil patwal, Dishub juga menganggarkan enam unit sepeda motor Honda Scopy. “Kalau sepeda motor, nanti untuk operasional srikandi Dishub, yang akan melakukan patroli di Kepanjen yang merupakan Ibu Kota Kabupaten Malang,” papar Lutfi.

Penggunaan Srikandi Dishub yang notabene pegawai wanita Dishub, untuk melakukan patroli dinilai lebih efektif. “Kadang pengguna jalan lebih patuh jika yang melakukan razia para petugas wanita. Atas dasar itu kami ingin menggunakan pendekatan yang berbeda,” pungkasnya.  (diy)