Dikunjungi Hampir 100 Ribu Orang, Expo Kabupaten Malang Raup Omzet Rp 5,4 Miliar

Kepala Dinas Parindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Dr. Agung Purwanto, MSi.

MALANG,TABLOIDJAWATIMUR. COM – Expo pembangunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, yang berlangsung sejak Rabu (04/09/2019) hingga Minggu (08/09/2019),  sukses luar biasa. Selama lima hari kegiatan, event ini dikunjungi 95.532 orang dan mampu meraup pendapatan Rp 5.435.729.450.

  

“SELAMA Pameran Malang Kabupaten Expo 2019, dibanjiri puluhan ribu pengunjung, mulai pagi sampai malam. Perkiraan pengunjung mulai pembukaan, Rabu (04/09/2019) sampai Minggu (08/09/2019) pukul 14.30 WIB, sebanyak 95.532 orang,” kata  Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang, Dr. Agung Purwanto, Msi, Sabtu (14/09/2019) siang.

Plt Bupati Malang, HM Sanusi bersama petani kopi di sela-sela Malang Kabupaten Expo 2019 di Kepanjen, Kabupaten Malang.

Agung menjelaskan, jumlah pengunjungan sebanyak ini merupakan hasil dari pantauan panitia pada pintu-pintu masuk di kawasan pameran. Pada hari pertama, Rabu (04/09/2019), jumlah pengunjung sebanyak 8.035 orang. Hari kedua, Kamis (05/09/2019) sebanyak 10.710 orang. Hari ketiga, Jumat (06/09/2019) sebanyak 14.000. Hari keempat, Sabtu (07/09/2019) sebanyak 17.225 orang. Hari kelima, Minggu (08/09/2019) dari pagi sampai pukul 14.30 WIB sebanyak 15.562 orang.

Stand Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Malang di ajang expo pembangunan di Kepanjen.

“Kalau dihitung sampai malam penutupan, yang dilakukan pada Minggu malam, jumlah pengunjung dihari kelima (hari terakhir expo)  itu saja perkiraan kami bisa mencapai 30.000 orang lebih. Sebab, pada malam penutupan itu ada hiburan musik yang mendatangkan artis ibukota, Anji. Kami mencatat, banyaknya jumlah kunjungan ini berkat usaha dan kerjasama  yang baik antara instansi, media massa dan promosi media luar ruang,” jelas Agung Purwanto.

Sebab, masih kata mantan Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Malang ini, pihaknya selaku penyelenggara expo, sudah melakukan promosi secara masif selama dua bulan di media online, website dan bloger, pemasangan media luar ruang di seluruhn daerah strategis di Kabupaten Malang dan sekitarnya serta iklan dan berita di media cetak dan elektronik.

Petugas stand Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melayani masyarakat yang akan membutuhkan kartu identitas.

“Sedangkan total omzet selama pameran berlangsung, sampai Minggu (08/09/2019) pukul 14.30 WIB, sebesar Rp 5.435.729.450. Rinciannya, sebesar Rp 2.180.320.000 atau 37 % didapat dari sektor IKM/UKM mandiri dan kuliner. Sedangkan yang Rp 3.255.409.450 atau 63 % didapat dari pemkot, pemkab, pemprov, jasa property, BUMN serta swasta binaan,” jelas Agung.

Seperti diketahui, sebagai salah satu rangkaian peringatan hari jadi Kabupaten Malang tahun 2019, Pemkab Malang menggelar expo pembangunan (Malang Kabupaten Expo 2019) di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, sejak Rabu (04/09/2019) hingga Minggu (08/09/2019). Kegiatan ini diikuti ratusan instansi pemerintah, swasta dan pengusaha, baik IKM, UMKM, perbankan dan sebagainya. (iko/mat)