Diduga Tersedak Pentol, Bocah 9 Tahun Tewas

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Diduga akibat menelan pentol dan sulit dikeluarkan, seorang bocah Siti Aisyah (9) warga Bangkalan Madura akhirnya tewas saat berkunjung ke lokasi wisata religi Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah (Masjid Tiban) Turen, Kabupaten Malang Minggu, (28/7/2019) siang.

 

 

Polisi dan keluarga korban saat di puskesmas Turen.

BERDASAR informasi dari Humas Polres Malang, saat itu korban (Siti Anisa) dan keluarga bersama rombongan bermaksud berwisata religi ke Masjid Tiban Turen. Rombongan berangkat dengan mengendarai 3 bus bersama jamaah ibu-ibu Muslimat NU.

Menurut keterangan dari orang tua korban bahwa Siti Anisa saat itu makan pentol dan kemudian secara tidak sengaja pentol tertelan. Seketika, mengetahui hal tersebut ibu korban panik, dan berusaha memberikan pertolongan darurat sebisanya.

Karena kesulitan mengeluarkan pentol yang tertelan, selanjutnya dibawa ke puskesmas Turen untuk mendapatkan pertolongan medis. Ironisnya, korban datang dalam keadaan sudah tidak sadarkan diri, dan dari lubang hidung dan mulut mengeluarkan darah segar.

Petugas medis puskesmas berupaya keras memeriksa secara seksama dan teliti kondisi korban. Namun tragisnya korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia, yang dapat dilihat dari mata mengalami mediatis dan nadi kritis (berhenti). Beberapa saat kemudian, Lusiana (23) dan Gaga Fitra (23) perawat Puskesmas Turen, bersama keluarga korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Turen Polres Malang.

“Korban mengeluarkan darah dari mulut dan hidung. Korban dinyatakan meninggal yang dapat dilihat dari tanda mata mengalami mediatis dan denyut nadi berhenti,” terang petugas medis Puskesmas Turen.

Selanjutnya korban dibawa oleh keluarga untuk menuju ke rumah duka di Bangkalan, Madura untuk disemayamkan. (hadi)