TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Diduga Pungut Parkir Bus Rp 50 Ribu, 2 Jukir Diciduk Polisi

Polisi mengintrograsi jukir.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Dua oknum juru parkir (jukir), Panut (51), warga Jl. Ki Ageng Gribig RT.06 / RW.07, Kelurahan Kedungkandang, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang dan Kholil (47), koordinator parkir, warga Jl. Jodipan Wetan Gang III, RT.17 / RW.06,  Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur, digelandang ke Polsek Klojen, Selasa (17/06/2019). Keduanya diduga menyalahi ketentuan dalam menarik biaya parkir.

 

KAPOLSEK Klojen, Kompol Budi Hariyanto membenarkan pihaknya mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam praktek pungutan parkir tak wajar tersebut.

“Ya benar, setelah mengetahui kabar,  baik dari medsos serta sesuai arahan pimpinan, kami langsung bertindak cepat, mengamankan terduga pelaku. Hingga saat ini keduanya masih dimintai keterangan,” tutur Budi.

Ia melanjutkan, sebelumnya, keduanya diduga  menarik biaya perkir sejumlah Rp. 50 ribu untuk satu unit bus saat parkir di depan Masjid Jami’ Kota Malang. Peristiwa itu terjadi, Minggu malam (16/06/2019). Kejadian itu pun sempat viral di media sosial dalam bentuk video.

Polisi Sukun mengintrograsi jukir.

“Hingga saat ini, belum selesai pemeriksaan. Yang bersangkutan mengaku, memang menarik parkir sejumlah itu. Saat itu, dia tidak bisa menunjukkan kartu petugas parkir. Setelah kami tanya, dia setor ke koordinatornya. Makanya, kini keduanya dimintai keterangan,” pungkas Kapolsek.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan  Kota Malang, Dra Muji Rahayu saat dikonfirmasi membenarkan ada oknum jukir yang diamankan petugas kepolisian.

“Tadi staf kita sudah ke lokasi. Untuk jukir akan dibina,  diberi peringatan,  dan disuruh membuat pernyataan. Kalau tetap melakukan itu, akan dicabut kartu anggotanya juga diproses secara hukum. Ke lokasi juga bersama jajaran Polsek Klojen,” katanya.

Sesuai ketentuan yang berlaku, tarif parkir di Kota Malang, Jawa Timur untuk sepeda motor Rp 2.000, mobil Rp 3.000, bus Rp 10.000. (ide)