Dibuka Camat, Festival Lampion Singosari Diharapkan Jadi Destinasi Wisata Baru

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Pembukaan Festival Lampion  Singosari  tahun ketiga di lapangan Tumapel, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (11/11/2019) petang, berlangsung meriah. Meski sebelumnya sempat diguyur hujan cukup deras, namun pembukaan yang dilakukan Camat Singosari, Bagus Sulistiyawan, berjalan lancar.  Diharapkan, acara ini bisa menjadi destinasi wisata baru.

 

Camat Singosari, didampingi Kapolsek, Danramil, Dan Yon Armed Singosari serta Ketua PKK Singosari dan panitia, membuka Festival Lampion Singosari 2019 di lapangan Tumapel, Singosari, Malang, Jawa Timur.

 

HADIR dalam pembukaan festival lampion ini, Kapolsek Singosari Kompol Subagyo, Danramil Singosari Kapten Abdul Kodir, Komandan Batalyon Armed Singosari, seluruh kepala desa dan lurah se Kecamatan Singosari serta para undangan.

Camat Singosari, Bagus Sulistiyawan mendapat kalungan bunga dari panitia Festival Lampion Singosari 2019.

“Meski sebelum pembukaan tadi hujan cukup lebat, namun alhamdulillah, pembukaan Festival Lampion Singosari dapat berjalan dengan lancar. Mudah-mudahan ini membawa berkah yang positip untuk acara ini,” kata Camat Singosari, Bagus Sulistiyawan saat menyampaikan sambutan.

Anggota drum band SMK Penerbangan Singosari melakukan aksi saat pembukaan Festival Lampion Singosari 2019 di lapangan Tumapel, Singosari, Malang, Jawa Timur.

Dia menambahkan, berbeda dengan Festival Lampion Singosari sebelumnya, pada Festival Lampion Singosari yang ketiga tahun 2019 ini, akan berlangsung selama seminggu, terhitung mulai Senin (11/11/2019) hingga Minggu (17/11/2019) mendatang.

“Terima kasih atas apresiasi dari panitia, dalam hal ini Lentera Singosari yang sudah menyiapkan acara ini. Alhamdulillah, dengan dukungan semua pihak, termasuk dari Muspika serta Dan Yon Armed Singosari yang luar biasa,  serta para kepala desa, lurah, UPT,  para sponsor, dan seluruh lapisan masyarakat, acara ini bisa terselenggara dengan baik,” katanya.

Salah satu anggota drum band SMK Penerbangan Singosari melakukan aksi saat pembukaan Festival Lampion Singosari 2019 di lapangan Tumapel, Singosari, Malang.

Mantan Camat Teladan tingkat Provinsi Jawa Timur  ini menambahkan, Festival Lampion Singosari memberikan nuansa yang luar biasa, karena dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Pemerintah Kabupaten Malang, ada tiga skala prioritas, yakni mendongkrak pariwisata, peningkatan kualitas lingkungan hidup,  dan pengentasan kemiskinan.

“Acara ini tidak hanya memberikan tontotan dan hiburan, tapi juga menjawab tiga agenda prioritas Pemerintah Kabupaten Malang tersebut. Ketiga-tiganya  dicakup oleh kegiatan Festival Lampion Singosari ini. Bahkan kegiatan ini menjadi destinasi wisata yang baru dan menjadi ikon kita bersama. Dengan penataan yang apik,  acara ini memberikan kesempatan kepada para pedagang, UMKM, untuk membantu meramaikan acara ini, menumbuhkan ekonomi, dan berdampak terhadap pengentasan kemiskinan dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup,” jelasnya.

Bagus menambahkan, senyampang dengan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus), di mana Singosari, berdasarkan PP 68/2019,  telah ditetapkan oleh Presiden RI sebagai Kawasan Ekonomi Khusus yang di dalamnya ada dua zona, yaitu pariwisata serta  zona teknologi dan digital. “Harapannya, dengan kebersamaan, mari kita ciptakan Singosari yang aman, sejuk, bersatu, rukun. Mari kita bangun Singosari menjadi lebih baik lagi,” ajaknya.

Sementara itu, pembukaan Festival Lampion Singosari, Senin (11/11/2019) sore berlangsung semarak. Kegiatan semakin meriah dengan penampilan  drum band dari SMK Penerbangan, Singosari. (iko/mat)