Dibuka Bupati, Pasar Lebaran Diserbu Masyarakat

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Dra. Hj. Ny. Jajuk Rendra Kresna menunjukkan batik.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Dra. Hj. Ny. Jajuk Rendra Kresna menunjukkan batik hasil garapan masyarakat Kabupaten Malang.

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Pasar Lebaran yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Malang bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK di  Desa Girimoyo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (02/06/2018) pagi, diserbu ribuan masyarakat. Meski baru dibuka Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna, dalam sekejap, sejumlah bahan pokok (sembako) yang dijual panitia, ludes terjual.

 

DINAS Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang yang menjadi leading sector kegiatan ini menggandeng 100 perusahaan. Di antaranya, PG Kebonagung, PG Krebet Baru, PT. Indomarco Adiprima, PT. Indomarco Primatama, PT. Sumber Alfaria Trijaya, PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), DPC Hiswana Migas, Bulog, UMKM/IKM dan sebagainya.

Bupati Malang didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan meninjau stand pasar lebaran.
Bupati Malang Dr. H. Rendra Kresna didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Panjtaningsih SR meninjau stand pasar lebaran.
Panjtaningsih SR.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Jawa Timur, Panjtaningsih SR.

“Sehingga dalam kegiatan ini, kami mampu menjual harga sembako di bawah harga eceran tertinggi (HET). Sebab, ada subsidi sekitar Rp 2.000/kg pada sejumlah bahan pokok,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Panjtaningsih SR, ditemui usai pembukaan pasar lebaran.

Beberapa sembako yang dijual murah di antaranya,  beras  dari Bulog dan PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) sebanyak 8 ton, disubsidi Rp 2.000/kg. Minyak goreng disubsidi Rp 2.000/kg sebanyak 2,5 ton. Tepung terigu  disubsidi Rp 2.000/kg sebanyak 1 ton. Elpiji 3 kg dari DPC Hiswana Migas sebanyak 3.000 tabung, dijual dengan harga Rp 16.000/tabung.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Dra. Hj. Ny. Jajuk Rendra Kresna.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang, Dra. Hj. Ny. Jajuk Rendra Kresna melihat barang yang dijual di Pasar Lebaran Gedangan 2018.

“Selain itu ada juga penukaran uang baru oleh Bank Jatim dan Bank Indonesia (BI)  sebanyak 2 mobil dengan paket Rp 3,700 ribu. Untuk penukaran uang baru, setiap bank menyediakan 200 antrian setiap hari. BI juga 200 antrian setiap hari. Sehingga total ada 400 antrian setiap hari. Karena pelaksanaan pasar lebaran ini selama 2 hari (Sabtu dan Minggu), berarti ada 800 antrian. Dengan demikian, selama dua hari ini, BI dan Bank Jatim menyediakan penukaran uang baru sebanyak Rp 296 juta di desa ini saja,” kata Panjtaningsih SR.

Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ini menambahkan, pasar lebaran yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Malang  bekerjsama dengan Tim Penggerak PKK yang dipimpin Dra. Ny. Hj. Jajuk Rendra Kresna ini, tujuannya untuk membantu memberikan pelayanan kepada masyarakat yang berada di wilayah Kecamatan Gedangan agar dapat membeli sembako dengan harga terjangkau.

“Karena itu barangnya dijual di bawah HET dan ada subsidi  Rp 2.000/kg untuk  sejumlah bahan pokok. Dengan demikian diharapkan masyarakat ikut menikmati lebaran. Dan yang lebih penting lagi, pasar lebaran ini bukan bertujuan untuk  menjadi pesaing pedagang-pedagang di sekitar Gedangan. Tapi Ini hanya bagian dari upaya untuk berbagi kepada masyarakat yang berhasilan rendah agar bisa bergembira menyambut lebaran,” terang Pantjaningsih.

Sementara itu, sejumlah pejabat Kabupaten Malang hadir dalam pembukaan pasar lebaran yang berlangsung selama dua hari ini. Di antaranya, Wakil Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, MM, bersama istri, Sekretaris Daerah Didik Budi Muljono, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Dr. Wahyu Hidayat, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Iriantoro, Kabag Humas dan Protokol Untung Sudarto, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Malang Dra. Hj. Ny. Jajuk Rendra Kresna dan sejumlah undangan lainnya.

Bupati Malang, Dr. H. Rendra Kresna mengatakan, kegiatan ini membuka peluang bagi masyarakat untuk membeli sembako dengan harga di bawah harga pasar. Dia berharap seluruh warga Girimoyo dan sekitarnya mampu memanfaatkan momen ini.

”Manfaatkan untuk membeli sembako di bawah HET (harga eceran tertinggi). Terima kasih kepada Disperindag dan rekan-rekan  yang mendukung kegiatan ini,” pungkas Rendra Kresna. (mat)