TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

Empat perwakilan DWP UB, Endang Suyadi (Ketua Bidang Sosial Budaya ), Rosada Bambang Supriyono (Sekretaris), Sandra Herman (Wakil Sekretaris ), dan Wiwin Kuswiyani (Sekretaris Bidang Sosbud), menyerahkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Ampelgading dan Sumbermanjing Wetan.

Dharma Wanita UB Bantu Rp 50 Juta Untuk Korban Gempa

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR.COM – Dharma Wanita Persatuan Universitas Brawijaya (DWP UB) menyerahkan bantuan bagi warga terdampak gempa, Rabu (21/04/2021). Bantuan itu berupa dana sebesar Rp 35 juta untuk Kecamatan Ampelgading dan Rp 15 juta untuk Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

 

Empat perwakilan DWP UB, Endang Suyadi (Ketua Bidang Sosial Budaya ), Rosada Bambang Supriyono (Sekretaris), Sandra Herman (Wakil Sekretaris ), dan Wiwin Kuswiyani (Sekretaris Bidang Sosbud), menyerahkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Ampelgading dan Sumbermanjing Wetan.

 

Empat perwakilan DWP UB, Endang Suyadi (Ketua Bidang Sosial Budaya ), Rosada Bambang Supriyono (Sekretaris), Sandra Herman (Wakil Sekretaris ), dan Wiwin Kuswiyani (Sekretaris Bidang Sosbud), menyerahkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Ampelgading dan Sumbermanjing Wetan.

EMPAT perwakilan DWP UB, Endang Suyadi (Ketua Bidang Sosial Budaya), Rosada Bambang Supriyono (Sekretaris), Sandra Herman (Wakil Sekretaris), dan Wiwin Kuswiyani (Sekretaris Bidang Sosbud), berangkat ke  Kecamatan Ampelgading dan Sumbermanjing Wetan.

Berdasarkan informasi dari Posko Bencana Gempa Bumi, Kecamatan Ampelgading merupakan kecamatan dengan kerusakan terparah. Sebanyak 2.037 rumah rusak, dengan rincian rusak ringan 1082, rusak sedang 585, dan rusak berat 370. Selain itu 88 fasilitas umum juga rusak, dengan 2 rincian rusak ringan, 85 rusak sedang 85, dan 1 bangunan rusak berat.

Ketua DWP UB, Dr. Sri Winarsih Nuhfil Hanan, berharap bantuan tersebut dapat digunakan untuk memperbaiki bangunan yang rusak, seperti tempat ibadah (masjid). “Sehingga mereka dapat melakukan ibadah sholat tarawih dan sholat wajib di masjid. Selain itu dapat juga dipakai untuk kebutuhan lainnya untuk meringankan beban warga yang terdampak gempa,”katanya.  (div/mat)