Demi Bayar Sekolah, Pelajar SMK Curi Motor

SURABAYA, TABLOIDJAWATIMUR. COM – BD (17 tahun), seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Surabaya, diduga mencuri sepeda motor yang terparkir di depan sebuah swalayan di kawasan Jalan Ngaglik, Surabaya, Minggu (07/04/2019). Uangnya dipakai untuk bayar sekolah.

 

 

Tersangka BD saat diperiksa di Mapolsek Simokerto, Surabaya.

BD DITANGKAP setelah Polisi mempelajari rekaman kamera pengawas CCTV swalayan. Namun, seorang pelaku lain berhasil kabur dan kini masih dalam pengejaran.

Berdasar rekaman CCTV, BD yang tinggal di Jalan Donomulyo, Surabaya, bertindak sebagai eksekutor. Tidak membutuhkan waktu lama bagi pelajar kelas 12 ini untuk merusak kunci kontak sepeda motor sasarannya. Setelah berhasil, BD membawa kabur sepeda motor dan diikuti pelaku lain yang sebelumnya menunggu di depan swalayan.

Aksi tersangka terekam CCTV swalayan.

Dari keterangan BD kepada Polisi, kenekatannya mencuri sepeda motor bersama temannya lantaran terdesak kebutuhan untuk membayar uang sekolah. Terlebih tidak lama lagi BD akan menghadapi ujian praktek setelah sebelumnya mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). “Uangnya saya bagi dua dengan teman. Sisanya untuk bayar sekolah,” aku BD, Minggu (07/04/2019).

Dalam pemeriksaan juga diketahui, sepeda motor curian para pelaku sudah laku terjual melalui online dengan harga Rp 3.000.000. Selain itu, para pelaku juga diketahui melakukan aksi pencurian sepeda motor sebanyak 4 kali.

Selain mengamankan seorang tersangka, Polisi juga menyita sebuah kunci Leter T serta satu unit sepeda motor yang digunakan pelaku beraksi.

“Berkat rekaman CCTV, kita berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor. Namun, seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran kita,” jelas Kapolsek Simokerto, Kompol Masdawati Saragih.

Selain terancam tidak dapat mengikuti ujian praktek sekolah, BD juga terancam pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (ang)