Cegah Corona, ASN Dilarang Terima Tamu, Gema Desa Ditunda

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Bupati Malang, HM Sanusi, melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, Jawa Timur, berpergian keluar kota maupun keluar negeri. Bahkan mereka juga dilarang menerima tamu dari luar daerah sampai situasi membaik. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona.

 

Bupati Malang, HM Sanusi bersama jajaran Forkopimda usai rapat koordinasi penanganan virus Corona di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. (ist)

 

“UNTUK SEMENTARA, seluruh ASN Kabupaten Malang dilarang menerima tamu dari luar daerah atau  luar negeri. Mereka juga dilarang berpergian keluar kota maupun keluar negeri, termasuk bupati, sampai situasi membaik kembali, ” kata Sanusi.

Bupati Malang, HM Sanusi bersama jajaran Forkopimda usai rapat koordinasi penanganan virus Corona di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. (ist)

Akibat larangan itu, sejumlah agenda kunjungan kerja, baik yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Malang ke luar daerah maupun pemerintah daerah lain yang akan kunjungan kerja ke Kabupaten Malang, terpaksa ditunda atau malah dibatalkan. “Benar, banyak agenda kunjungan kerja yang ditunda,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten Malang, M Nur Fuad Fauzi, Kamis (19/03/2020) siang.

Fuad tidak merinci berapa total kunjungan kerja atau kegiatan yang melibatkan massa yang ditunda. “Tapi yang  jelas, Selasa (17/03/2020) kemarin saja, ada dua kunjungan kerja dari luar daerah yang ditunda. Rabu (18/03/2020) ada tiga yang ditunda. Termasuk juga dari LAN (Lembaga Administrasi Negara) yang akan kunjungan ke Kabupaten Malang, juga ditunda,” tegasnya.

Tidak hanya kunjungan kerja, sejumlah kegiatan yang melibatkan massa besar, juga ditunda, termasuk Gerakan Membangun Desa (Gema Desa) yang sejatinya akan dihelat di Kecamatan Sumbermanjing Wetan minggu depan.  Fuad belum bisa memastikan kapan program rutin Pemkab Malang ini akan digulirkan lagi. “Yang jelas dijadwal ulang,” ujarnya.

Sementara itu, saat rapat koordinasi dengan Forkopimda dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang untuk  mencegah penyebaran virus Corona di RSUD Kanjuruhan, Kepanjen, Senin (16/03/2020) lalu, Bupati Malang, HM Sanusi sudah meliburkan sekolah, mulai jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SD, dan SMP selama dua pekan, sejak Senin (16/03/2020) hingga Minggu (29/03/2020) mendatang.

Selain itu Pemkab Malang juga sudah membentuk Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penanganan Virus Corono (Covid 19) lintas sektor, mulai  Bupati Malang, Dandim 0818 Kabupaten Malang/Kota Batu, Kapolres Malang, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD). Poskonya di Pendopo Kepanjen. (iko/mat)