Kanjeng Sunan Muria, Pemikirannya Satukan Umat

23 Juli 2017

Lereng Gunung Muria jadi persinggahan terakhirnya. Sebab Kanjeng Sunan Muria, dalam sejarah hidupnya memang senang tinggal di daerah yang terpencil, jauh dari pusat keramaian. Cara berdawakwahnya cukup unik, yakni terus dan terus bergaul dengan rakyat jelata, sembari mengajarkan beragam keterampilan, khususnya bercocok tanam atau bertani. Kanjeng Sunan Muria, punya klangenan bertani, berdagang dan melaut. Beliau juga sebagai penghubung yang ulung, antara masyarakat yang tinggal di pedesaan dengan penduduk yang bermukim…

Read More >>

Konsep Kepemimpinan Jawa Kuno

23 Juli 2017

ASTADASA KOTTAMANING PRABHU : Di tengah kecarut-marutan kehidupan masyarakat Indonesia akibat melimpah-ruahnya konsep-konsep yang mengalir dari fenomena liberalism telah menimbulkan kemandegan dan kebekuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Setiap kali orang membincang soal pemerintahan – dari tingkat desa sampai ibukota – yang muncul dalam stigma pemikiran adalah keberadaan uang sebagai panglima, yang disebut money politic. Akibat fenomena itu, orang seorang di antara anak bangsa ini hanya mungkin menjadi pemimpin di…

Read More >>

Syekh Subakir, Penumbal Tanah Jawa

18 Juli 2017

Tak banyak orang tahu dan mengenal nama Syekh Subakir. Padahal Syekh Subakir adalah salah seorang ulama Wali Songo periode pertama yang dikirim khalifah dari Kesultanan Turki Utsmaniyah Sultan Muhammad I untuk menyebarkan agama Islam di wilayah Nusantara.   Syekh Subakir konon adalah seorang ulama besar yang telah menumbal tanah Jawa dari pengaruh negatif makhluk halus saat awal penyebaran ajaran Islam di nusantara. Kisahnya dimulai saat Sultan Muhammad I, bermimpi mendapat…

Read More >>

Astadasa Kottamaning Prabhu (1)

Konsep Kepemimpinan Jawa Kuno Di tengah kecarut-marutan kehidupan masyarakat Indonesia akibat melimpah-ruahnya konsep-konsep yang mengalir dari fenomena liberalism telah menimbulkan kemandegan dan kebekuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Setiap kali orang membincang soal pemerintahan – dari tingkat desa sampai ibukota – yang muncul dalam stigma pemikiran adalah keberadaan uang sebagai panglima, yang disebut money politic. Akibat fenomena itu, orang seorang di antara anak bangsa ini hanya mungkin menjadi pemimpin di…

18 Juli 2017
Read More >>

Berburu Karomah di Makam Kanjeng Jimat

18 Juli 2017

Kanjeng Jimat. Semasa hidupnya, dikenal sebagai sosok yang pinunjul dibidang ilmu pemerintahan. Hal lain, juga mumpuni dibidang ilmu keagamaan, khususnya Islam. Saat sekarang, keberadaan makamnya tak pernah sepi peziarah yang sengaja datang dari berbagai daerah di tanah Jawa. Apa yang mereka cari ?   SUASANA hening langsung menyambut saat kaki melangkah di pekarangan makam Kanjeng Jimat. Pusara tokoh pinunjul itu, letaknya menyatu dengan lokasi Masjid Yoni Al-Mubarok, tinggalan almarhum, di…

Read More >>

“Makam Ken Arok Ditutupi Pagar Ghoib”

18 Juli 2017

Ditemukannya makam Ken Arok di kompleks Arca Dwarapala, Jl. Kertanegara Barat, Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, direspon Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Malang, Made Arya Wedhantara.   “Saya sudah dengar informasi itu. Tapi saya belum melihatnya sendiri. Besok (hari ini, red) saya akan lihat sendiri. Sepertinya menarik juga. Sebab, kalau memang benar makam Ken Arok ada di situ, tentu ini sebuah peristiwa besar. Ini adalah penemuan…

Read More >>

Membongkar Makam Ken Arok

18 Juli 2017

Sudah ratusan tahun para ahli sejarah mencari letak makam Raja Singosari yang sangat terkenal, Ken Arok. Namun hingga sekarang belum ada yang menemukan. Mereka hanya bisa mengira-ira saja. Namun sebentar lagi letaknya akan segera diketahui. Ini setelah Tutik (31), warga RT 3/RW 8 Kelurahan Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur disusupi Eyang Djunggo yang mengaku sebagai orang yang babat krawang Singosari.   Dalam penuturan Mbah Djunggo yang merasuk ke…

Read More >>

Sunan Bonang dan Pendeta Hindu di Pesisir Tuban

18 Juli 2017

Karomah Air Sumur Srumbung Tongkat Kanjeng Sunan Bonang dipukul-pukulkan ke tanah beberapa kali, sejurus kemudian dari tanah itu keluar air yang semakin lama semakin membesar. Ketakjuban Pendeta Hindu dari Hindustan semakin tak terbendung, menyusul ratusan buku miliknya yang keluar dari dalam tanah bersama air. Cerita pun tercipta, kalau muasal sumur tersebut lantaran Kanjeng Sunan yang memukul-mukulkan tongkat saktinya ke dalam tanah sampai beberapa kali. Siapa sejatinya Sangkya Kitri ?  …

Read More >>

Syekh Ibrahim Asmaraqandi di Tuban, Jawa Timur

18 Juli 2017

Ajarkan Ilmu Tauhid, Benahi Akhlak Pemuda Majapahit Kedatangan Syekh Ibrahim Asmaraqandi ke tanah Jawa, guna memenuhi undangan Raja Majapahit kala itu, Brawijaya bersama sang istri, Dewi Dwarawati. Sebab, kondisi rakyat di kerajaan tersebut sangat memprihatinkan. Para kawula mudanya, hidup bermalas-malasan. Kesehariannya haya menenggak minuman keras, berantem dan mencuri hingga membuat para orang tua dan punggawa Majapahit khawatir sekaligus resah akan masa depan para kawula mudanya. Berhasilkah Syekh Ibrahim Asmaraqandi memperbaiki…

Read More >>

Sunan Kudus, Panglima Perang Kasultanan Demak

18 Juli 2017

Sunan Kudus pernah menjadi panglima perang di Kasultanan Demak. Kurang lebih 1001 ilmu kesaktian dimilikinya, bahkan Ki Ageng Pengging alias Kebokenongo, murid kinasih dari Syekh Siti Jenar yang sakti mandraguna itu, berhasil dibunuhnya. Cara dakwahnya cukup halus. Seekor sapi yang dinamai kebo Gumarang, dirias laksana putri keraton kemudian ditambatkan di patok depan masjid. Saat itulah Sunan Kudus mulai berdakwah, dengan model dakwah yang dikemas dengan gaya bercerita yang dibuat secara berseri,…

Read More >>