Camat Jabung Minta TPT SDN Taji 2 Dibangun

Kondisi tembok penahan tanah SDN Taji 2 Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang longsor, Jumat (06/03/2020) pagi. (ist)

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM Kondisi SDN Taji 2 Dusun Umbut Legi, Desa Taji, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, memang masih aman dari dampak ambrolnya tembok penahan tanah (TPT). Namun Camat Jabung, Hadi Sucipto, berharap agar  TPT yang ambrol ini segera diperbaiki agar tidak merantak hingga ke gedung sekolah.

 

 “KAMI sangat berharap ambrolnya TPT di  SDN Taji 2 Dusun Umbut Legi ini segera ditangani, karena dekat dengan bangunan sekolah dasar.  Memang, jaraknya sekitar 8 meter dari tebing yang longsor, namun kalau dibiarkan,  tetap membahayakan. Apalagi pagar sekolah juga rusak, ikut ambrol karena terdampak longsor,” kata Camat Jabung, Jumat (06/03/2020) petang.

Camat Jabung pun belum tahu, OPD (Organisasi Perangkat Daerah) mana yang akan menangani TPT yang ambrol ini. Apakah Dinas Pendidikan atau Dinas Bina Marga.  Tapi yang jelas, dia sangat berharap agar segera diperbaiki. “Kami berharap segera diperbaiki agar tidak merantak ke bagian lain, karena sekarang musim hujan,” harapnya.

Camat Jabung, Hadi Sucipto. (ist)

Sementara itu, Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penanggulangan Bencana (PB) PMI Kabupaten Malang, Muji Utomo, menjelaskan, pada Jumat (06/03/2020) pagi, petugas jaga di Markas PMI Kabupaten Malang, JL. Raya Kebonagung, Kecamatan Pakisaji, menerima laporan terjadi longsor di Desa Taji, Kecamatan Jabung. “Ternyata tembok penahan tanah SDN Taji 2 Dusun Umbut Legi, ambrol,” katanya.

Muji Utomo menjelaskan, memang, kondisi awal tembok penahan tanah ini sudah retak-retak. Ditambah curah hujan tinggi  yang turun terus setiap hari di Desa Taji membuat tembok penahan ambrol. “Menurut informasi, tembok penahan tanah ini dibangun sejak tahun 2001, “ jelasnya.

Menurut catatan relawan PMI, tembok penahan tanah yang ambrol sepanjang 9 meter dengan ketinggian kurang lebih 7 meter. “Akibat  tembok penahan ambrol, material longsoran  menutupi jalan yang menghubungkan Dusun Krajan dengan Dusun Umbut Legi. Alhamdulillah, tak ada korban jiwa atau luka-luka akibat kejadian tersebut. Kerugian ditaksir kurang lebih Rp. 25.000.000,” terang Muji Utomo.

Relawan senior PMI Kabupaten Malang ini menambahkam, setelah mendapat laporan adanya kejadian tersebut, pihaknya langsung melakukan assesment, koordinasi dengan aparat desa dan Muspika Jabung, koordinasi dengan  Korwil Dinas Pendidikan Kecamatan Jabung, dan melaksanakan kerja bakti.

Sejumlah instansi terlibat dalam kerja bakti ini. Di antaranya, anggota Koramil Jabung, anggota Polsek Jabung,  Puslap BPBD Tumpang, pengurus dan KSR PMI Sibat, Koorwil Dinas Pendidikan Kecamatan Jabung, serta masyarakat desa yang terdampak.  Hingga berita ini dibuat, proses kerja bakti masih berlangsung. (bri/mat)