TABLOID JAWA TIMUR

Informasi Daerah Jawa Timur

BNN Kota Malang Amankan 5.000 Gram Ganja

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Selama tahun 2019, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Malang, Jawa Timur, mengungkap 2 kasus penyalahgunaan markotiika. Barang bukti yang diamankan 5 gram sabu, 1.000 gram ganja. Dalam pengembangannya, ditemukan juga barang bukti sekitar 4.000 gram ganja, 4 HP, 1  sepeda motor, dan uang tunai Rp. 150 ribu.

 

Rilis keberhasilan BNN Kota Malang akhir tahun 2019.

 

YUDHA Wirawan,  SE, MM, Kasubag Umum BNN Kota Malang, selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi BNN Kota Malang, menerangkan, dari dua kasus itu,  didapatkan 3 berkas yang sudah P 21 ( sudah lengkap dan dilimpahkan ke kejaksaan).

Yudha Wirawan, SE, MM, Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi BNN Kota Malang, Try Wulandari, Kasi Rehabilitasi, dan Zenitha Oktavilia, Seksi Pemberantasan BNN Kota Malang saat rilis akhir tahun.

“Ada 3 orang tersangka, 1 tersangka di antaranya adalah berkas dari hasil ungkap kasus di tahun 2018,” terangnya didampingi, Try Wulandari, Kasi Rehabilitasi BNN dan Zenitha Oktavilia, Seksi Pemberantasan, Kamis (19/12/2019) siang.

Selain itu, pihaknya juga  telah melakukan rehabilitasi 22 orang penyalahguna narkoba di klinik Permata BNN Kota Malang. Jumlah itu masih ditambah 5 orang yang direhab di rumah sakit. Jumlah tersebut terbilang menurun jika dibandingkan  tahun sebelumnya, yang   mencapai 50 orang.

“Tahun ini dilakukan juga asesmen terpadu terhadap 10 orang klien. Mereka adalah tangkapan Satnarkoba Polresta Malang Kota. Bahkan asesmen terpadu dituangkan dalam berkas rekomendasi sebagai bahan pertimbangan hakim saat sidang,” lanjutnya.

Yudha Wirawan,  SE, MM, Kasubag Umum BNN Kota Malang, selaku Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi BNN Kota Malang menjelaskan, berawal penurunan data rehabilitasi, ke depan langkah BNN adalah upaya preventif. Mengajak pecandu, penyalahguna,  dan korban untuk rehabilitasi dan menghentikan penyalahgunaan narkoba. “Caranya,  dengan membendung imun (daya tahan dan kekebalan) masyarakat terhadap penyalahgunaan narkoba dan mempersempit ruang peredarannya,” pungkasnya.  (ide/mat)