Bhayangkari Malang Kota Bagikan Akta Kelahiran

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Bhayangkari Cabang Malang Kota, Jawa Timur, menyerahkan Akta Kelahiran bagi keluarga Polri/PNS/Pekerja Harian Lepas (PHL) dan masyarakat umum di aula Bhayangkari Polres Malang Kota, Selasa (14/08/2018) siang.

 

 

Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Ny. Susi Asfuri menyerahkan akta kelahiran.

PROSES pembuatan akta sudah dimulai sejak 2 bulan lalu. Selain putra-putri Polri, penerima Akta Kelahiran juga dari anak-anak panti asuhan, anak jalanan, para warga yang tinggal di bantaran sungai di sekitar Mapolresta Malang dan lain- lain.

Para penerima akta kelahiran dari Bhayangkari Cabang Kota Malang.

“Akta Kelahiran ini sudah mulai diurus sekitar sejak 2 bulan lalu. Ada sekitar 100 akta yang dibuat secara kolektif, kerjasama dengan Dispendukcapil Kota Malang. Bagian dari rangkaian kegiatan adalah, Hari Gerak Bhayangkari yang ke-66. Recananya, kami lakukan secara rutin,” tutur Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Ny Susi Asfuri, di sela- sela penyerahan akta, Selasa (14/08/2018).

Ketua Bhayangkari Cabang Kota Malang, Ny. Susi Asfuri bersama para pengurus dan penerima akta kelahiran.

Isteri Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri ini menambahkan, Akte Kelahiran sangat penting sebagai identitas seseorang.

Selain penyerahan akta lahir, Bhayangkari Cabang Malang Kota juga menyerahkan juga beberapa perangkat sarana sekolah berupa tas sekolah.

Sementara itu, Atiek Fatima dan Umi Kulsum, verifikator Dispendukcapil Kota Malang menyatakan, selain bekerjasama dengan Bhayangkari juga ada instansi lain. Salah satunya adalah Rumah Sakit Lavalete dan Puri Bunda. Biasanya, pengurusan akta kelahiran melayani secara perorangan dibutuhkan waktu 5 hingga 10 hari.

“Ini pertama kalinya dengan Bhayangkari. Instansi lain juga ada. Pengurusan kolektif itu
waktunya lebih lama. Dikarenakan pengumpulan berkas data yang terkadang masih kurang. Bila ada kesalahan data bisa segera melapor, karena  waktunya lama,” tuturnya.  (ide)