Banyak Ikan Mati, Wisatawan Rawa Klampok Berkurang

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Banyaknya ikan yang mati di Rawa Klampok, Dusun Krajan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, sejak empat hari lalu, membuat kunjungan wisata di tempat ini, menurun. Sebab, bau bangkai ikan yang mengambang di air sangat mengganggu wisatawan.

 

Banyak ikan mati di Rawa Klampok, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung.
Banyak ikan mati di Rawa Klampok, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Hal ini diakui Sriadi, Kepala Dusun Krajan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Selasa (29/05/2018) ditemui Rawa Klampok. “Pada hari-hari biasa, jumlah wisatawan yang datang ke sini ramai mas. Apalagi kalau Sabtu dan Minggu atau hari libur,  malah lebih ramai lagi.  Sayang, dengan banyaknya ikan yang mati, membuat masyarakat agak enggan ke sini,” bebernya.

Wisata Rawa Klampok berada di

Kepala Dusun Krajan, Desa Senggreng.
Kepala Dusun Krajan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Sriadi.

Dusun Krajan, Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung. Dari Kepanjen, hanya ditempuh sekitar 30 menit. Dari Pasar Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, wisatawan langsung masuk ke arah selatan,  melewati jalan kampung.

Menurut Sriadi, wisata Rawa Klampok ini memanfaatkan sebuah bendungan, dikelola Pemerintah Desa Senggreng dan masyarakat sekitar. Meskipun masih baru, namun wisatawan mulai banyak yang berdatangan. Karena suasananya alami, udaranya sejuk, dan wisatawan dapat menikmati ikan segar dan keliling waduk dengan naik perahu.

Luas Rawa Klampok sekitar 8,7 ha. Airnya berfungsi untuk mengairi sawah-sawah petani yang ada di sekitarnya. Ada sekitar 52 ha sawah yang dialiri air dari waduk yang mengalir ke Bendungan Karangkates ini.

Untuk menjaga agar kondisi waduk tetap terjaga, Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Kabupaten Malang sudah melakukan pembenahan jalan di tepi Rawa Klampok pada 2017 silam. (diy/mat)