Ayam Bakar Bu Moetadji, Sajian Istimewa Menggoyang Lidah

MALANG, TABLOIDJAWATIMUR. COM – Jika anda berkunjung keluar kota, tepatnya ke Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, sempatkanlah mampir di warung ‘Ayam Bakar Bu Moetadji, rasa ayam bakar dengan cita rasa yang berbeda akan anda temui dan dapati di warung Ayam Bakar Bu Moetadji yang sudah ada sejak 1985.

 

 

Agung Baskoro (tengah) pemilik dan pengelola Ayam Bakar Bu Moetadji.

BERADA dipinggir jalan raya Malang-Blitar, tepatnya 500 meter dari Pasar Ngebruk dari arah Malang atau sebelum Polsek Sumberpucung  jika dari arah Blitar, Ayam Bakar Bu Moetadji buka mulai pukul 10.00 sampai 22.00.  Salah satu pengunjung Diah Ayu Dinda yang berasal dari luar kota, usai menyantap sajian Ayam Bakar Bu Moetadji berkomentar, jika rasa bumbunya meresap sampai ke dalam daging. “Ayamnya bakarnya enak, bumbunya sampai meresap, biasanya bumbu kan hanya menempel di kulit. Dan ini tidak ada ‘bau ayam’ yang biasanya muncul, recommended banget deh, apalagi harganya tidak mahal, tempatnya juga cozy,”ujar Dinda.

Ayu Diah Dinda salah seorang pengunjung di Ayam Bakar Bu Moetadji, yang ada di Ngebruk, Sumberpucung.

Menurut Agung Baskoro (50), putera dari Bu Moetadji yang merupakan pemilik warung Ayam Bakar Bu Moetadji, mengungkapkan, yang membuat rasa berbeda dari ayam bakarnya adalah resep yang digunakan. “Kami tetap menggunakan resep keluarga dari Ibu saya yang sudah berjualan ayam bakar sejak tahun 1985, tidak ada perubahan baik bumbu maupun cara pengolahan ayamnya, sehingga kami berani menjamin untuk rasanya akan berbeda dengan ayam bakar yang pada umumnya,”terangnya.

Bapak dua orang putera ini menambahkan, agar rasa ayam bakarnya tetap terjaga, Ayam Bakar Bu Moetadji selalu mengunakan ayam potong segar. “Memang kami menggunakan ayam potong, namun jangan khawatir, tidak akan ada lemaknya, dan ayam yang kami gunakan ayam segar, bukan ayam yang di es,”ungkap Agung.

Dengan harga yang terjangkau, Rp 15 ribu untuk satu porsi ayam bakar, lengkap dengan nasi, sambal dan sayuran, pelanggan Ayam Bakar Bu Moetadji, rata-rata adalah para ‘pelanggan lama’. “Kebanyakan memang adalah pelanggan lama ayam bakar Ibu saya dahulu, mungkin mereka kangen dengan rasa ayam bakarnya, sekarang banyak dari mereka yang datang langsung kesini. Tapi pengunjung dari luar kota, juga banyak, apalagi kalau Sabtu dan Minggu,” jelas pria yang lama berprofesi sebagai jurnalis.

Memang cita rasa Ayam Bakar Bu Moetadji yang menggunakan racikan bumbu tradisional tak lagi diragukan kelezatannya, hingga Gubernur Terpilih Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyempatkan diri mampir menikmati sajian Ayam Bakar Bu Moetadji, saat kampanye silam. “Saya juga kaget waktu itu, Bu Khofifah kok mau mampir ke warung saya,” kata Agung Baskoro sambil tertawa.

Untuk lebih memanjakan pelanggan, ke depan menu yang disajikan Ayam Bakar Bu Moetadji akan lebih beragam. “Menu spesial tentu ayam bakar, namun kami juga ingin menambah menu seperti ayam goreng bacem, bebek goreng bacem dan bebek bakar. Untuk rasa silahkan dibuktikan nanti,”pungkas Agung Baskoro. (diy)